Pengamat Ungkap Penyebab Tuntutan 17+8 Muncul, Akibat Sikap DPR

dpr tuntutan 17+8
(Instagram/Hendri Satrio)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pengamat komunikasi politik sekaligus akademisi Universitas Paramadina, Hendri Satrio (Hensat) menilai, dengan munculnya desakan tuntutan 17+8 akibat kurangnya kepekaan DPR menjadi salah satu faktor.

Akan tetapi, ia juga mengapresiasi langkah DPR yang merespons tekanan tersebut dengan mengeluarkan enam kebijakan penting, termasuk penghapusan tunjangan, dari tiga aspek penilaian.

Hensat menyoroti bahwa langkah tanggap dari pimpinan DPR, Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, mencerminkan keseriusan lembaga legislatif dalam mendengar dan merespons aspirasi rakyat.

“Menurut saya, apa yang disampaikan oleh DPR terkait dengan tuntutan tersebut, meski baru enam, bukan saja bisa dilihat karena cepat dan mendengarkan aspirasi publik, tapi ini tentu saja akan memperbaiki citra DPR,” kata Hensat dalam keterangan tertulisnya, Senin (08/09/2025).

Enam poin kebijakan yang diumumkan DPR antara lain:

  1. Penghentian tunjangan perumahan bagi anggota DPR mulai 31 Agustus 2025.
  2. Pemberlakuan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri sejak 1 September, kecuali untuk undangan kenegaraan.
  3. Pemangkasan tunjangan dan fasilitas anggota setelah dilakukan evaluasi biaya langganan.
  4. Penonaktifan hak-hak keuangan bagi anggota DPR yang sudah dicabut statusnya oleh partai politik.
  5. Pimpinan DPR akan meminta Mahkamah Kehormatan Dewan berkoordinasi dengan mahkamah partai untuk memeriksa lima anggota yang dinonaktifkan.
  6. Komitmen untuk meningkatkan transparansi serta partisipasi publik dalam proses legislasi dan kebijakan lainnya.

Menurut Hensat, masih ada dua hal mendasar yang perlu dibenahi oleh DPR. Pertama adalah soal kepekaan. Ia menyayangkan jika DPR baru merespons saat tekanan dari masyarakat sudah tinggi, padahal seharusnya wakil rakyat selalu menjadikan aspirasi publik sebagai prioritas utama.

Kedua, ia menyoroti pentingnya konsistensi dalam menunjukkan kesederhanaan. Hensat menilai pemakaian kemeja putih oleh pimpinan DPR ketika membahas enam kebijakan tersebut adalah simbol positif. Namun, ia mengingatkan bahwa simbol itu perlu diikuti dengan praktik nyata.

BACA JUGA:

Masih Ada Tunjangan Besar DPR, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan!

Formappi Cermati Tunjungan Tak Jelas DPR, Harus Dibenahi!

Terkait pemotongan tunjangan, Hensat mengakui langkah tersebut sedikit memperbaiki citra lembaga legislatif, meski belum sepenuhnya efektif menghapus jurang ketidakpercayaan yang ada antara masyarakat dan para wakilnya di parlemen.

“Tapi kenapa saya katakan ‘agak’ membaik karena memang ada distrust yang luar biasa antara masyarakat ke partai politik dan masyarakat ke anggota Dewan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, keputusan DPR menetapkan gaji akhir sebesar Rp 65 juta akan mendapat penerimaan yang lebih baik di masyarakat apabila dibarengi dengan peningkatan kinerja yang konkret, terutama dalam pembuatan regulasi yang berpihak pada rakyat.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun