Penampilan Tari Tradisional di Desa Sukasari Sambut Akhmad Marjuki

Tari Tradisional
Tari Tradisional (instagram/@h.akhmadmarjuki)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak jelas dalam kegiatan warga di RW 010 Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru. Dalam acara tersebut, penampilan seni tari tradisional dari komunitas Gentra Wiharja Putra menjadi pembuka yang mencuri perhatian warga.

Salah satu penari muda, Davina, tampil energik dan penuh semangat, memperlihatkan bahwa seni tari tradisional masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Warga dari berbagai usia berkumpul di pelataran terbuka. Dokumentasi acara menunjukkan momen akrab antara pemuda, ibu-ibu, hingga para tokoh masyarakat.

Yang menarik, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh tokoh publik, Akhmad Marjuki. Meski dikenal sebagai figur penting di tingkat provinsi, kehadirannya dalam kegiatan warga menunjukkan kedekatan yang nyata dengan masyarakat akar rumput. Ia tampak membaur santai bersama warga, berdiri di tengah keramaian, menyimak jalannya acara dengan penuh perhatian.

Baca Juga:

Bukan Gimmick! Ini Kata Akhmad Marjuki Soal Media dan Aspirasi Publik

Akhmad Marjuki Selfie Bareng Emak-Emak Bikin Netizen Salfok

Budaya Lokal dan Partisipasi Masyarakat

Kegiatan yang diwarnai dengan penampilan seni ini menjadi contoh konkret bahwa pelestarian budaya tidak harus selalu formal atau besar-besaran. Melalui ruang komunitas seperti ini, nilai-nilai budaya bisa tetap tumbuh dan dikenalkan pada generasi muda secara alami.

Davina dan kawan-kawan yang tampil di panggung kecil itu bukan hanya menghibur. Tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang kebanggaan terhadap identitas lokal.

Kehadiran tokoh seperti Akhmad Marjuki di tengah-tengah acara warga memperkuat pesan bahwa dukungan terhadap seni dan budaya bukan hanya tugas komunitas, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk para pemangku kebijakan. Melalui partisipasi langsung, kegiatan ini terasa hidup, tidak sekadar seremoni.

Acara ini pun memperlihatkan semangat gotong royong dan kolaborasi antara warga, komunitas lokal, dan tokoh masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, kegiatan semacam ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan budaya lokal tetap relevan, bahkan bisa menjadi pondasi utama dalam memperkuat rasa persatuan.

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City