Pemerintah Bakal Bangun Perumahan Rakyat dari Aset Rampasan Korupsi

perumahan rakyat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (Youtube/Sekretariat Presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah tengah menyiapkan rencana untuk memanfaatkan aset negara hasil rampasan tindak pidana korupsi, termasuk lahan eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), yang saat ini dikelola Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, untuk dijadikan perumahan rakyat.

Rencana tersebut merupakan strategi baru untuk mempercepat realisasi program pembangunan 3 juta rumah rakyat yang menjadi agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa aset-aset negara yang terbengkalai harus segera dialihkan menjadi instrumen nyata untuk kepentingan masyarakat.

Ia menilai, bahwa pemanfaatan aset rampasan akan memberikan nilai tambah sekaligus menjadi solusi bagi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.

“Kami bisa membuat langkah nyata, supaya bisa memanfaatkan aset-aset dari bekas korupsi dan sebagainya, yang ada di Kementerian Keuangan, itu bisa dimanfaatkan untuk perumahan rakyat,” kata pria yang akrab disapa Ara itu di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

hunian yang akan dibangun bukan berupa rumah tapak, melainkan rumah susun bersubsidi yang disesuaikan dengan karakteristik lahan perkotaan.

Ara menjelaskan, rumah susun dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan dan lebih relevan dengan kebutuhan kota-kota besar, terutama Jakarta.

Meski demikian, Ara menyebutkan bahwa detail teknis mengenai besaran subsidi, mekanisme pembiayaan, hingga lokasi pembangunan masih difinalisasi.

“BP Tapera, Kementerian Keuangan, dan kami bersama pemda-pemda, terutama di daerah perkotaan, membuat skema baru, untuk rumah rusun dengan subsidi. Kalau di Jakarta, targetnya bagaimana? Nanti kita bicarakan, pada waktunya akan kami sampaikan,” jelasnya.

Baca Juga:

Jokowi Jadi Dewan Penasihat di Forum Ekonomi Elit Global, Buatan Tokoh Penting Yahudi!

KPK Tangkap Tersangka Penyuap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan di BSD Tangerang

Pemerintah juga tengah melakukan sinkronisasi aset bersama DJKN, Bank Tanah, dan Kejaksaan Agung. Arah kebijakan ini menempatkan lahan eks BLBI sebagai prioritas untuk diserahkan ke Bank Tanah, sebelum dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan rumah bersubsidi.

“Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, antara Bank Tanah, Kementerian Keuangan, khususnya Dirjen Kekayaan Negara, dan kami bisa membuat langkah nyata,” tambah Ara.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia menegaskan DJKN akan mengelola aset rampasan dan eks BLBI secara strategis untuk mendukung agenda perumahan rakyat.

“Kalau untuk yang aset BLBI, kita akan melakukan penyertaannya kepada Bank Tanah, baru kemudian dijadikan program oleh Bapak Menteri PKP. Sedangkan untuk rampasan negara, kami menunggu daftarnya dan berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung,” ungkap Rio.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian