Pemberangkatan Haji 2026 Dipastikan Sesuai Jadwal, Pemerintah Perkuat Pengawasan

Kemenhaj Ingin Kurangi Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 38 Hari
Jemaah Haji Indonesia (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

JOMBANG, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jadwal pemberangkatan jamaah calon haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, belum ada perubahan terkait waktu keberangkatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menyampaikan, jamaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, kemudian diberangkatkan ke Tanah Suci secara bertahap mulai 22 April 2026.

“Kami pastikan tidak ada perubahan jadwal. Jamaah mulai masuk asrama haji pada 21 April dan berangkat pada 22 April,” ujar Irfan dalam keterangannya di Jombang, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).

Menurut dia, seluruh persiapan teknis penyelenggaraan haji pada dasarnya telah rampung. Ia mengibaratkan kesiapan tersebut seperti proses penyelenggaraan acara besar yang seluruh kebutuhannya sudah dipenuhi jauh hari sebelum hari pelaksanaan.

“Semua sudah dipersiapkan, mulai dari kebutuhan utama hingga pendukung. Saat ini tinggal menunggu waktu keberangkatan,” katanya.

Meski demikian, pemerintah tetap mencermati perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah yang saat ini masih diliputi konflik. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah haji tidak terganggu.

Baca Juga:

Keberangkatan Jemaah Haji Terganggu Kemenhub Tegur Garuda Indonesia!

Irfan berharap pihak-pihak yang terlibat konflik dapat menahan diri dan menghormati pelaksanaan ibadah haji, sehingga umat Islam dari seluruh dunia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

“Kami berharap ketegangan di sana dapat mereda. Dengan begitu, jamaah bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penyelenggaraan haji yang transparan dan akuntabel. Dengan anggaran mencapai sekitar Rp18 triliun, pengelolaan dana menjadi perhatian utama.

Untuk memastikan hal tersebut, Kementerian Haji dan Umrah melibatkan sejumlah lembaga dalam proses pengawasan, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Polri.

Langkah ini diambil guna menjamin seluruh proses penyelenggaraan haji 2026 berjalan dengan baik, bersih, serta bebas dari praktik penyimpangan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City