BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Masa depan Paul Pogba kembali menjadi bahan perbincangan hangat di dunia sepak bola.
Setelah menjalani masa hukuman larangan bermain akibat pelanggaran doping, gelandang asal Prancis itu akan mulai bermain Maret 2025. Namun, statusnya sebagai pemain bebas agen setelah berpisah dengan Juventus menambah spekulasi tentang langkah kariernya.
Pada awalnya, Pogba dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat tahun setelah ditemukan kadar testosteron tinggi dalam tes doping tahun lalu.
Namun, berkat banding yang diajukan, durasi hukumannya dikurangi hingga memungkinkan dirinya kembali merumput pada 2025.
Kendati demikian, Juventus memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan pemain yang pernah membawa klub tersebut meraih gelar Serie A pada periode pertamanya.
Pengakhiran kontrak dilakukan atas dasar kesepakatan bersama, yang membuat Pogba kini berstatus bebas agen. Kondisi ini membuka pintu bagi klub-klub lain untuk merekrutnya tanpa biaya transfer.
Salah satu kejutan datang dari laporan surat kabar The Independent, yang menyebutkan bahwa Manchester City, tim asuhan Pep Guardiola, tertarik mendatangkan Pogba.
BACA JUGA: Paul Pogba Berstatus Bebas Transfer setelah Resmi Tinggalkan Juventus
Ketertarikan ini muncul setelah Rodri, gelandang bertahan andalan mereka, mengalami cedera ligamen anterior cruciatum yang membuatnya absen hingga akhir musim.
Manchester City dikabarkan telah melakukan pendekatan awal dengan perwakilan Pogba untuk membahas kemungkinan transfer ini.
Namun, Pogba diyakini tidak tertarik bergabung dengan Manchester City. Sebagai mantan pemain Manchester United, ia tidak ingin mencederai hubungan emosional dengan klub dan para penggemar yang pernah mendukungnya selama dua periode berbeda di Old Trafford.
Di sisi lain, beberapa laporan dari media Italia menyebutkan bahwa Major League Soccer (MLS) menjadi destinasi yang menarik bagi Pogba.
Klub seperti Inter Miami diyakini sebagai salah satu opsi paling potensial, mengingat reputasi mereka sebagai rumah bagi bintang-bintang dunia, termasuk Lionel Messi.
Pogba juga bisa memanfaatkan lingkungan kompetitif namun fleksibel di MLS untuk menghidupkan kembali kariernya.
Alternatif lain adalah kembali ke tanah kelahirannya di Prancis. Klub seperti Olympique Marseille disebut-sebut memiliki minat terhadap Pogba, terutama dengan hubungan dekatnya dengan Adrien Rabiot, kompatriot Pogba di tim nasional.
Kehadiran Rabiot di Marseille bisa menjadi daya tarik tambahan bagi Pogba untuk mempertimbangkan kembali bermain di Ligue 1.
Dengan usia yang sudah memasuki 32 tahun pada Maret 2025, keputusan Pogba akan sangat krusial. Bergabung dengan MLS memberikan peluang untuk tetap bermain di level kompetitif sambil mengurangi tekanan yang ada di liga-liga Eropa.
Sementara itu, jika ia memilih kembali ke Eropa, klub seperti Olympique Marseille atau tim lain yang mencari gelandang berpengalaman bisa menjadi tempat ideal untuk mengakhiri kariernya di puncak.
(Budis)