Pandji Pragiwaksono Sebut Tak Masalah Komika Jadi Buzzer Politik

Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono (Instagram/@pandji.pragiwaksono)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komika senior Pandji Pragiwaksono turut menanggapi fenomena sejumlah pelawak tunggal atau komika yang kini terlibat sebagai buzzer politik. Dikenal sebagai sosok yang vokal dalam dunia hiburan maupun isu sosial, Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan pilihan politik para rekan seprofesinya.

“Nggak apa-apa,” ujar Pandji saat menjadi bintang tamu di acara Tahan Sabar yang dipandu Tretan Muslim, tayang di YouTube pada Rabu (8/10/2025).

Namun, di balik sikap terbukanya itu, Pandji menyayangkan munculnya polarisasi politik yang makin tajam di kalangan publik, termasuk di antara para seniman.

Menurutnya, masalah bukan pada pilihan politik, melainkan pada sikap sebagian masyarakat yang mudah menghakimi orang lain hanya karena perbedaan pandangan.

Pernah Dianggap “Penjahat” karena Pilihan Politik

Ayah dua anak ini mengaku pernah merasakan sendiri pahitnya diserang dan dicap buruk hanya karena pilihan politiknya. Ia menuturkan bahwa hal itu terjadi ketika secara terbuka mendukung Anies Baswedan dalam kontestasi politik sebelumnya.

“Jadi hanya karena dukungannya berseberangan dengan kita, terus jadi kita marahin,” ujar Pandji.

“Gue pernah ada di posisi dianggap penjahat waktu gue dukung Anies kan,” lanjutnya mengenang.

Pandji menilai bahwa seharusnya masyarakat bisa lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan politik. Apalagi di era digital saat ini ketika opini publik mudah terpolarisasi di media sosial.

Baca Juga: 

Pandji Pragiwaksono Bongkar Dugaan Besar di Balik 25 Wamen di BUMN

Kemal Palevi dan Pandji Pragiwaksono Ikut Keritiki RUU TNI “Gimana?”

Menolak Balas Perlakuan Serupa

Pengalaman tersebut membuat Pandji memilih untuk tidak membalas sikap serupa terhadap rekan-rekan komika yang kini aktif mendukung kubu politik lain atau berperan sebagai buzzer. Ia menegaskan bahwa setiap orang berhak mengekspresikan pilihan politiknya tanpa harus dihakimi.

“Gue tahu nggak enaknya ada di posisi itu,” pungkas Pandji Pragiwaksono.

Sikap terbuka Pandji ini menuai apresiasi dari warganet yang menilai pandangan tersebut mencerminkan kedewasaan dalam berpolitik.

Di tengah suhu politik yang semakin hangat menjelang tahun 2026, pernyataan Pandji menjadi pengingat penting bahwa perbedaan pilihan bukan alasan untuk memutus silaturahmi, baik di dunia hiburan maupun di masyarakat luas.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City