BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komika Pandji Pragiwaksono, dalam perbincangan dengan Daniel Mananta di kanal YouTube Daniel Mananta Network (12/12/2024), mengungkap kekhawatirannya terhadap masa depan politik Anies Baswedan. Pandji menilai Anies saat ini sedang dalam posisi sulit dan terancam kehilangan relevansi di kancah politik Indonesia.
Komedian ini berpendapat bahwa Anies Baswedan, setelah masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir, sedang dalam posisi yang kurang menguntungkan. Tanpa jabatan maupun dukungan partai politik yang jelas, Anies tampak “menganggur” dan menerima berbagai undangan podcast.
“Sekarang Anies Baswedan kan bingung, enggak punya panggung. Partai enggak punya. Diajak partai lain, enggak. Punya jabatan, enggak. Makanya kerjanya nongol di YouTube-YouTube orang mulu,” Sindir Pandji.
Pandji juga menyinggung kehadiran Anies Baswedan di pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada (20/10/2024). Menurut Pandji, kehadiran Anies tersebut merupakan indikasi dari kondisi “menganggur”-nya.
Pandji khawatir Anies Baswedan akan kehilangan relevansi politiknya jika tidak segera mengambil langkah strategis.
“Bisa jadi dia enggak relevan loh nanti, ketika ada pilpres selanjutnya. Enggak ada yang nyebut namanya, enggak ada yang tahu kiprahnya,” kata Pandji.
BACA JUGA : Pandji Pragiwaksono Prihatin dengan Nasib Radio di Jakarta
Pandji bahkan memprediksi bahwa kiprah Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta pun mungkin akan dilupakan dalam lima tahun ke depan.
Pandji juga membahas kemungkinan Anies Baswedan beralih ke industri kreatif, misalnya menjadi YouTuber. Namun, Pandji mengingatkan bahwa popularitas di dunia digital tidak menjamin kesuksesan di dunia politik.
“Seperti yang gue bilang, menjadi presiden atau gubernur, atau apapun, kan enggak cukup lu disukai sama masyarakat, lu harus disukai oleh politisi,” tegas Pandji.
(Hafidah Rismayanti/Budis)