Pahami Hak Pensiun PNS! Pentingnya Perlindungan di Masa Tua

Pensiun PNS
Pensiun PNS. (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pensiun ialah sebuah tindakan manajemen yang dilakukan oleh Pemerintah untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selain sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi PNS selama bekerja untuk negara, juga sebagai upaya perlindungan untuk janda/duda PNS di masa tua.

Adanya pemberian pensiun, bukan hanya sebatas untuk pns yang telahmencapai batas usia pensiun atau karena kondisi kesehatan tertentu, tapi juga sebagai jaminan masa-masa setelah pensiun.

Tidak Semua PNS Dapat Manfaat Pensiun

Namun, tidak semua pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun mendapatkan manfaat pensiun. Manfaat pensiun hanya diberikan kepada pegawai negeri sipil yang mengundurkan diri dengan status “Diberhentikan Dengan Hormat”.

Sedangkan, PNS yang diberhentikan dengan status “Diberhentikan Tidak Dengan Hormat” tidak berhak menerima pensiun.

Berdasarkan Undang-Undang 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pasal 91 ayat 1 menyatakan bahwa setiap pegawai negeri sipil yang mengakhiri masa kerjanya memiliki hak atas jaminan pensiun dan jaminan hari tua sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Persyaratan dan aturan untuk memenuhi syarat menerima pensiun dijelaskan dalam ayat berikutnya, yaitu pasal 91 ayat 2.

Syarat-syarat tersebut mencakup beberapa hal, seperti kematian, pensiun sesuai permintaan dengan mencapai usia dan masa kerja tertentu, mencapai batas usia pensiun, pensiun dini akibat perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah, atau ketidakmampuan fisik dan/atau mental untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab.

Batas Usia Pensiun Secara Hormat

Pegawai negeri sipil yang pensiun secara hormat setelah mencapai batas usia pensiun memenuhi syarat untuk menerima pensiun jika telah bekerja selama minimal sepuluh tahun, termasuk minimal lima tahun sebagai PNS saat pensiunnya.

Batas usia pensiun untuk pegawai negeri sipil ditetapkan berdasarkan jabatan yang dipegang. Setiap bulan, pensiun yang diterima oleh pegawai negeri sipil dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji pokok terakhir mereka.

Apabila seorang pegawai negeri sipil meninggal dunia, hak kepegawaian akan diberikan kepada janda/duda atau anaknya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan besaran pensiun yang bervariasi tergantung pada status dan keadaan keluarga pegawai negeri sipil yang meninggal.

BACA JUGA: Kapan PNS Dapat Pensiun? Ini Syarat dan Jenisnya

Jika seorang pegawai negeri sipil meninggal dalam menjalankan tugasnya, hak kepegawaian akan diberikan kepada keluarga sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dan besaran pensiun yang didapat juga bervariasi tergantung pada status dan keadaan keluarga PNS yang meninggal.

 

(Vini/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026