Fadli Zon Bikin Nangis Fraksi PDIP saat Bahas Tragedi Pemerkosaan: Semakin Sakit!

pemerkosaan fadli zon
(Youtube/DPR)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Ketua Komisi X DPR My Esti Wijayanti tak kuasa menahan air mata, saat mendengarkan penjelasan Menteri Kebudayaan Fadli Zon perihal tragedi pemerkosaan masa lampau yang hendak tak diakui dalam proyek penulisan ulang sejarah nasional.

Akan tetapi, politikus Gerindra itu menilai, tragedi itu sulit dibuktikan tanpa adanya putusan hukum pengadilan.

“Kita harus akui bahwa jelas itu ada perkosaan dan itu terus terjadi juga ya. Tetapi secara hukum kita sulit untuk mendapatkan misalnya pengadilannya,” ujar Fadli Zon, dikutip Kamis (03/07/2025).

Ia pun membandingkan dengan peristiwa Trisakti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Dengan begitu, ia berkata, pelaku dan dalangnya telah tertangkap. Dengan demikian, menurutnya perlu bukti dokumentasi lebih lanjut terkait peristiwa itu.

“Jadi ada hal-hal yang menurut saya perlu pendokumentasian yang lebih teliti, supaya jangan sampai kita nanti menimbulkan satu hal yang memecah belah, ini sebenarnya yang kita harapkan,” ucap Fadli.

Usai mendengarkan penjelasan Fadli, Esti seperti teriris hati. Ia menilai, Fadli seolah tak memiliki kepekaan kepada korban pemerkosaan.

BACA JUGA:

Fraksi PDIP Blak-blak di Depan Fadli Zon Penulisan Sejarah Distop, Rentan Ciderai Korban Pemerkosaan!

Didesak PDIP Hentikan Penulisan Sejarah Ulang, Respon Fadli Zon Catut Bung Karno

“Kenapa semakin sakit ya soal pemerkosaan, mungkin sebaiknya tidak perlu di forum ini Pak, karena saya pas kejadian itu juga ada di Jakarta sehingga saya tidak bisa pulang beberapa hari,” kata My Esti dengan suara bergetar.

Ia tampak mengesa air matanya saat menanggapi pernyataan Fadli. Ia menilai, hal itu memperlihatkan Fadli tak peka dan makin mencederai para korban perkosaan.

“Tetapi ini semakin menunjukkan Pak Fadli Zon tidak punya kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi korban perkosaan, sehingga menurut saya penjelasan Bapak yang sangat teori seperti ini dengan mengatakan Bapak juga aktivis pada saat itu itu justru akan semakin membuat luka dalam,” ujarnya

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City