Operasi Ketupat 2026: 173 Kecelakaan, Arus Kendaraan dari Jakarta Melonjak 45 Persen

Tol Parungkuda
ilustrasi - Petugas Pospam Terpadu Exit Tol Parungkuda Operasi Ketupat Lodaya 2023 Polre Sukabumi saat memperlihatkan bayi perempuan yang dilahirkan di pospam tersebut karena ambulans yang membawa ibu bayi tersebut lajunya tersendat karena padatnya arus lalu lintas di jalur utara mudik lebaran tepatnya di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, namun di saat yang sama angka kecelakaan lalu lintas juga ikut melonjak.

Berdasarkan data Operasi Ketupat 2026, hingga Rabu (18/3) pagi tercatat sebanyak 173 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 29 orang meninggal dunia, 70 orang mengalami luka berat, dan 505 lainnya luka ringan.

Juru Bicara Operasi Ketupat 2026 Marupa Sagala menyebut data ini merupakan laporan periode Selasa (17/3) hingga Rabu pukul 06.00 WIB.

“Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Lonjakan Kendaraan dari Jakarta

Selain angka kecelakaan, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga meningkat tajam. Tercatat sekitar 142 ribu kendaraan keluar melalui empat gerbang tol utama, yakni:

  • Gerbang Tol Cikampek Utama
  • Gerbang Tol Kalihurip Utama
  • Gerbang Tol Cikupa
  • Gerbang Tol Ciawi

Jumlah tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan kondisi normal.

“Ini menunjukkan arus mudik mulai mengalami peningkatan signifikan,” kata Marupa.

Baca Juga:

Pemberlakuan Ganjil Genap Mudik Japek-Kalikangkung, Begini Kata Korlantas Polri

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) telah diberlakukan di sejumlah ruas seperti Tol Cipali dan Tol Cikampek.

Antrean Panjang di Gilimanuk

Di sektor penyeberangan, kepadatan masih terjadi di Pelabuhan Gilimanuk. Hingga Rabu pagi, antrean kendaraan menuju Jawa mencapai sekitar 11 kilometer dari arah Denpasar hingga depan SD 5 Melaya.

Sementara dari arah Singaraja, antrean tercatat sekitar 100 meter dari kawasan Tugu Cekik.

Kepadatan didominasi kendaraan pribadi. Untuk mengurai antrean, petugas melakukan berbagai langkah seperti percepatan kendaraan prioritas, pengantongan di Terminal Cargo Gilimanuk dan Jembatan Timbang Cekik, serta optimalisasi buffer zone dengan sistem kanalisasi.

Lonjakan arus mudik yang disertai tingginya angka kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara