BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Menabung bukan sekadar menyisihkan uang. Lebih dari itu, kebiasaan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan merencanakan masa depan sejak usia dini.
Semangat inilah yang terus didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat melalui Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Jawa Barat 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung, Soreang.
Bersama Pemerintah Kabupaten Bandung dan industri perbankan, OJK Jawa Barat memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pelajar yang tidak hanya gemar menabung, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan secara bijak.
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman mengatakan, Hari Indonesia Menabung harus menjadi momentum bersama untuk membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak usia dini.
“Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sekaligus membangun kesadaran generasi muda dalam mengelola keuangan secara bijak. Melalui sinergi OJK, pemerintah daerah, dan industri perbankan, kami terus mendorong agar pelajar tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan, tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai untuk menggunakannya secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Darwisman.
Puncak HIM Jawa Barat 2026 turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna serta jajaran pimpinan industri perbankan di wilayah kerja OJK Jawa Barat. Ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, bersama guru dan pegawai SRT 4, ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperluas akses keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar tentang pentingnya menabung dan mengelola keuangan dengan baik.
Jangkau 111.298 Pelajar di 306 Sekolah
Gerakan Hari Indonesia Menabung 2026 di Jawa Barat tidak berhenti di Kabupaten Bandung. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, industri perbankan secara serentak melaksanakan edukasi keuangan dan pembukaan rekening pelajar di 306 sekolah yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Program tersebut berhasil menjangkau 111.298 pelajar, sekaligus memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal layanan keuangan formal sejak dini.
Semarak HIM Jawa Barat 2026 juga ditandai dengan pelepasan puluhan mobil edukasi dan layanan perbankan. Kendaraan tersebut akan menjangkau berbagai sekolah di sejumlah daerah untuk memberikan edukasi sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan.
Pelepasan mobil edukasi dan layanan perbankan dipimpin langsung Kepala OJK Provinsi Jawa Barat bersama jajaran pimpinan industri perbankan.
Dadang Supriatna: Menabung Bentuk Karakter Generasi Muda
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik langkah OJK dan industri perbankan dalam memperkuat budaya menabung di kalangan pelajar.
Menurutnya, kebiasaan menabung memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar menyimpan uang.
“Menabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan merencanakan masa depan. Kami menyambut baik sinergi dengan OJK dan industri perbankan dalam memberikan edukasi keuangan kepada pelajar di Kabupaten Bandung,” kata Dadang.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya budaya menabung, pengelolaan keuangan sederhana, hingga pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan yang aman.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan simulasi praktik menabung, sehingga para pelajar dapat lebih mudah memahami sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Gerakan Serentak di Berbagai Daerah
Rangkaian Hari Indonesia Menabung 2026 juga dilaksanakan secara serentak oleh OJK Tasikmalaya dan OJK Cirebon bersama pemerintah daerah serta industri perbankan di wilayah masing-masing.
Keserentakan kegiatan ini memperkuat komitmen OJK di Jawa Barat dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke berbagai daerah.
Ke depan, OJK bersama pemerintah daerah, industri perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat program literasi dan inklusi keuangan secara berkelanjutan.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kolaborasi, termasuk dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta program-program edukasi keuangan lainnya.
Harapannya, semakin banyak pelajar yang memiliki akses terhadap rekening dan layanan keuangan formal, sekaligus tumbuh menjadi generasi yang terbiasa menabung, bijak mengelola uang, dan mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.
Melalui Hari Indonesia Menabung 2026, OJK Jawa Barat kembali menegaskan bahwa membangun masa depan yang kuat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, belajar menyisihkan, mengelola, dan menghargai nilai setiap rupiah sejak dini.











