JAKARTA,TM.ID: CalonWakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD akan menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam) kepada Presiden Joko Widodo.
“Saya akan melaporkan, saya sudah selesai,” kata Mahfud di Lampung mengutip Antara, Rabu (31/1/2024).
“Dan surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu dengan Presiden (Jokowi), tapi saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi waktu langsung saya sampaikan surat ini,” sambungnya.
Jejak Pendidikan dan Karir Mahfud MD
Terlepas dari itu, Mahfud MD dikenal sebagai tokoh intelektual Indonesia, yang dibuktikan dengan jenjang pendidikan dan pengalamannya bekerja pada lembaga negara.
BACA JUGA: Viral! Beras Bulog Tertempel Stiker Prabowo Gibran, Cak Imin: Miskin etika!
Memuat laman MK RI, mulai dari bagian pendidikannya, pria bernama lengkap H. Moh Mahfud MD berawal dari Madrasah Ibtida’iyah di Pondok Pesantren al Mardhiyyah, Waru, Pamekasan, Madura.
Setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah, beliau melanjutkan ke Sekolah Dasar di SD Negeri Waru Pamekasan, Madura.
Mahfud MD kemudian melanjutkan ke pendidikan menengah di bidang Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) dengan durasi 4 tahun.
Langkah pendidikan lebih tinggi diambil dengan masuk ke Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) setelah menyelesaikan SLTA selama 3 tahun di Yogyakarta.
Kemudian, pada Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tempatnya mendalami ilmu hukum tata negara.
Tak hanya di bidang hukum, dia juga mengejar ilmu sastra Arab di Universitas Gajah Mada. Kiprah pendidikan tak berhenti di sana. jenjang selanjutnya ke tingkat Magister Ilmu Politik di Universitas Gajah Mada.
Keinginan untuk terus berkontribusi dalam dunia ilmu hukum membawanya pada program doktoral di Ilmu Hukum Tata Negara di Universitas Gajah Mada.
Sejak tahun 1984, telah menjadi staf pengajar dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Perjalanan Mentereng di Bidang Politik dan Hukum
- Menteri Pertahanan RI (2000-2001): Menjabat sebagai Menteri Pertahanan, dia telah menunjukkan kapabilitasnya dalam bidang pertahanan negara.
- Menteri Kehakiman dan HAM (2001): Posisi Menteri Kehakiman dan HAM juga pernah diemban olehnya, menunjukkan kepercayaan pemerintah pada kapasitasnya.
- Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB (2002-2005): Dalam ranah politik, juga terlibat aktif dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz.
- Rektor Universitas Islam Kadiri (2003-2006): Merangkap sebagai rektor, Mahfud MD terlibat dalam pengembangan dunia pendidikan tinggi.
- Anggota DPR-RI, Komisi III (2004-2006): Di parlemen, Mahfud MD terlibat dalam Komisi III, menangani bidang hukum dan HAM.
- Anggota DPR-RI, Komisi I (2006-2007): Melanjutkan kontribusinya di DPR-RI, Mahfud MD terlibat dalam Komisi I, menangani urusan luar negeri.
- Anggota DPR-RI, Komisi III (2007-2008): Kembali terlibat dalam Komisi III, Mahfud MD terus berkontribusi pada bidang hukum dan HAM.
- Wakil Ketua Badan Legislatif DPR-RI (2007-2008): Posisi strategis di Badan Legislatif menandakan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
- Anggota Tim Konsultan Ahli Pada BPHN Depkum-HAM RI: Mahfud MD juga memberikan kontribusi di Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) sebagai anggota tim konsultan ahli.
Pada saat yang sama, H. Moh Mahfud MD masih aktif sebagai pengajar di berbagai universitas ternama di Indonesia seperti UII, UGM, UNS, UI, Unsoed, dan lebih dari 10 universitas lainnya pada program Pasca Sarjana S2 & S3. Dia memberikan mata kuliah tentang Politik Hukum, Hukum Tata Negara, Negara Hukum, dan Demokrasi serta membimbing penulisan tesis dan disertasi.
(Saepul/Usk)