BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua klub raksasa Liga Inggris, Manchester United (MU) dan Manchester City (Man City) saat ini tengah menghadapi skandal terkait dugaan pemalsuan usia yang melibatkan enam pemain muda akademi mereka.
Menurut laporan The Telegraph, mengungkapkan ada kekhawatiran bahwa beberapa pemain dari luar negeri mungkin memiliki usia yang lebih tua daripada yang tercatat secara resmi.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa bukti berupa foto dan dokumen lain menunjukkan keenam pemain ini diduga pernah bermain di kelompok usia yang lebih tua di negara asal mereka sebelum bergabung dengan akademi klub. Akan tetapi, identitas para pemain yang terlibat dalam dugaan ini masih dirahasiakan.
MU dan Man City Sudah Tahu
Baik Manchester United ataupun Manchester City awalnya tidak mengetahui adanya ketidaksesuaian usia saat merekrut para pemain tersebut. Akan tetapi, kini kedua klub sudah menyadari bukti yang muncul terkait kasus ini.
Dari enam pemain yang disebutkan, tiga di antaranya bahkan telah membela tim nasional muda Inggris. Selain itu, beberapa orang tua pemain akademi dari kedua klub sebelumnya juga sudah mengungkapkan kekhawatiran mereka kepada pihak klub mengenai status keenam pemain tersebut.
BACA JUGA:
Jamie Carragher: Manchester United di Bawah Ruben Amorim adalah yang Terburuk
Tinggalkan Man United, Alejandro Garnacho Pulang ke Atletico Madrid?
Hingga saat ini, baik Manchester United maupun Manchester City, Premier League, dan juga Home Office belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah mereka akan mengambil langkah hukum atau tindakan disipliner terkait kasus ini.
Meskipun begitu, Manchester City menegaskan bahwa mereka sudah mematuhi semua persyaratan hukum dan regulasi yang berlaku. Klub itu juga menambahkan bahwa tidak jarang pemain muda berbakat bermain di kelompok usia yang lebih tinggi sebagai bagian dari pengembangan mereka.
Komitmen Manchester United
Dalam pernyataan resminya, Manchester United menegaskan komitmennya untuk mengelola akademi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Manchester United juga menyoroti pentingnya kesejahteraan serta perlindungan bagi para pemain muda yang tergabung dalam program akademinya.
“Kami berkomitmen untuk mengoperasikan seluruh aspek akademi kami sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh otoritas sepak bola, termasuk dalam proses perekrutan dan registrasi pemain. Kami sangat serius dalam menjaga kesejahteraan dan perlindungan pemain,” demikian pernyataan resmi dari Manchester United.
Klub juga menekankan bahwa dalam proses rekrutmen, mereka lebih mengutamakan potensi jangka panjang para pemain dibandingkan dengan menilai performa saat ini atau perkembangan fisik mereka.
(Haqi/Usk)