Motor Ducati GP25 Jadi Liar, Francesco Bagnaia Putus Asa di MotoGP Australia

MotoGP Thailand 2024
Ilustrasi (Foto: dok.MotoGP)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Bagi Francesco Bagnaia, akhir pekan di Australia seharusnya menjadi ajang kebangkitan. Namun yang terjadi justru sebaliknya: motor Ducati GP25 miliknya berubah menjadi “liar”, tak bisa dikendalikan, dan membuat sang juara dunia dua kali nyaris kehilangan arah.

Sejak sesi pemanasan Minggu pagi (19/10/2025), Bagnaia sudah merasakan sesuatu yang tidak beres. Motor yang biasanya tenang dan presisi kini terasa seperti kuda liar setiap kali melewati tikungan atau melakukan pengereman keras di Sirkuit Phillip Island yang terkenal cepat dan berangin.

“Selama sesi pemanasan kami mencoba beberapa pengaturan, tapi hasilnya sangat buruk. Motor benar-benar mustahil untuk dikendarai,” ujar Bagnaia, melansir SkySports, Senin (20/10/2025).

“Kami sempat mencoba arah yang berbeda, dan memang sedikit lebih baik… tapi tetap sulit dikendalikan,” lanjutnya.

Motor Ducati GP25 yang diklaim sebagai evolusi paling canggih dari pabrikan Bologna itu kini justru menjadi sumber masalah. Bagnaia menuturkan bahwa motor bergetar hebat di trek lurus dan kehilangan kestabilan saat masuk tikungan, membuatnya tidak percaya diri untuk menekan seperti biasanya.

“Saya tidak bisa mengerem dan masuk tikungan seperti yang saya mau. Rasanya seperti motor ini punya pikirannya sendiri,” ucapnya.

Baca Juga:

Francesco Bagnaia Minta Ducati Berbenah Jelang MotoGP Argentina

Ketika ditanya soal penyebab getaran aneh di motor, Bagnaia memilih bungkam. Ia hanya menyebut ada sesuatu yang “tidak wajar”, namun enggan menjelaskan lebih jauh.

“Ada sesuatu yang aneh di motor… lebih baik tidak membicarakannya,” ujarnya singkat.

Keanehan ini bukan pertama kali terjadi. Sejak seri Mandalika, Bagnaia sudah mengeluhkan bahwa GP25 terasa “tidak stabil dan sulit dipahami”. Di Phillip Island, masalah itu mencapai puncaknya. Ia bahkan menutup sesi Warm Up di posisi ke-22, yang merupakan peringkat terakhir dari seluruh peserta.

Ketika balapan utama dimulai, nasib Bagnaia tak kunjung membaik. Meski sempat masuk 10 besar, ia akhirnya terjatuh di lap ke-24, hanya tiga putaran sebelum finis.

“Motornya sedikit lebih stabil dibanding seri sebelumnya, tapi sekarang jauh lebih melelahkan dikendarai. Saya sudah di batas kemampuan, dan dalam kondisi itu, jatuh jadi hal yang mudah terjadi. Tapi jujur, saya lebih suka jatuh karena berjuang daripada sekadar bertahan tanpa perlawanan,” kata Bagnaia.

Dengan wajah lesu, Bagnaia menutup akhir pekan di Australia tanpa poin dan penuh tanda tanya. Ducati GP25 yang seharusnya menjadi senjata andalan, kini justru terasa seperti musuh di dalam garasi sendiri.

“Ini tahun yang sulit. Ada sesuatu yang salah dengan motor ini, tapi kami belum tahu apa. Saya hanya bisa terus mencoba dan memberikan yang terbaik,” tutupnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik