Michelle Ashley Sebut Suami Pinkan Mambo Cuma Beri Nafkah Rp300 Ribu Sebulan

Michelle Ashley
Michelle Ashley. (Instagram/michelle4sh)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Michelle Ashley, anak kandung penyanyi Pinkan Mambo, tampil di depan kamera dan menumpahkan segalanya tanpa tedeng aling-aling. Dan yang ia ungkap Cukup untuk membuat siapa pun geleng-geleng kepala.

Sejak awal, Michelle tidak pernah menyembunyikan ketidaksukaannya terhadap suami baru sang ibu, Arya Khan.

“Sebenarnya aku sudah dari dahulu enggak suka sama suami baru mami aku, salah satunya semenjak mami aku menikah dengan dia jadi downgrade,” ujar Michelle tegas di program Pagi-pagi Ambyar, Sabtu (11/4/2026),

Downgrade. Satu kata yang pedas, langsung, dan cukup menggambarkan betapa Michelle melihat pernikahan ibunya bukan sebagai kemajuan — melainkan sebaliknya.

Nafkah Rp300 Ribu Sebulan

Kalau soal downgrade masih bisa diperdebatkan, yang satu ini lebih konkret dan langsung menghantam.

Michelle berani menyebut Arya Khan hanya memberikan nafkah sebesar Rp300.000 per bulan kepada Pinkan Mambo. Bahkan ia melangkah lebih jauh dengan menyebut nafkah itu pun tidak konsisten.

“Dia nafkahin saja enggak,” ucap Michelle, singkat tapi menghujam.

Untuk seorang penyanyi sekelas Pinkan Mambo yang namanya sudah malang melintang di industri musik Indonesia, angka itu terasa seperti tamparan keras.

Michelle Curiga Ada Agenda Tersembunyi

Michelle tidak berhenti di situ. Ia juga mempertanyakan motif Arya Khan menikahi ibunya. Menurutnya, latar belakang Arya yang sebelumnya dikenal sebagai pedagang singkong berbanding terlalu jauh dengan status sang ibu sebagai selebritis.

Bahkan, ia menyebut Arya Khan Pansos alias panjat sosial.

“Menurut aku dia pansos,” tegasnya tanpa ragu.

Tuduhan berat yang pasti membuat pihak Arya Khan perlu memberikan klarifikasi jika memang ada niat untuk membela diri.

Baca Juga:

Pinkan Mambo Ngamen di Jalan, Michelle Ashley: Hidup Mami Turun Drastis

Pinkan Mambo Bikin Ngakak, Donat Rp 2 Juta Ditolak Mertua Lantaran Kemahalan

6 Bulan Tak Tahu Ibunya Tinggal Di Mana

Di balik sikap kritisnya terhadap Arya Khan, ada luka lain yang lebih dalam — hubungan Michelle dengan Pinkan Mambo sendiri yang kini berada di titik yang memprihatinkan.

“Aku enggak komunikasi sama dia, bahkan aku enggak tahu mami aku tinggal di mana. Jadi, bagaimana aku mau lebaran sama dia, mami sepertinya enggak pernah mau mencari tahu aku juga,” ungkap gadis 19 tahun itu dengan nada getir.

Sudah hampir enam bulan keduanya putus kontak. Lebaran pun berlalu tanpa pertemuan ibu dan anak.

“Kayaknya karena memang hubungan aku sama dia putus nyambung, salah satunya juga karena sama-sama gengsi,” tutupnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City