Menko PMK Imbau Pemudik Periksa Kendaraan Lebih Dulu

Pemeriksaan kendaraan pemudik
Menko PMK imbau pemudik agar lakukan pemerikaan kendaraan terlebih dahulu. (Instagram @Muhadjir Effendy)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy, mendorong semua pemudik dan operator angkutan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Menko PMK juga meminta pemudik tidak berhenti untuk istirahat di tepi jalan tol, dan  menggunakan area istirahat tidak melebihi 30 menit agar dapat bergantian dengan pemudik lainnya.

“Pengemudi juga perlu mempersiapkan kesehatan dan kebugaran, memastikan bahan bakar kendaraan dan saldo e-toll cukup agar lalu lintas mudik berjalan lancar,” ucap Menko Muhadjir, saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi Idul Fitri 1445H yang diselenggarakan oleh Kepolisian Republik Indonesia, di Hotel Bidakara, Jakarta, mengutip dephub, Selasa (26/3/2024).

Di samping itu, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, mengumumkan bahwa Polri akan mengadakan Operasi Ketupat 2024 untuk mendukung dan memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.

Operasi Ketupat tersebut, akan berlangsung selama 13 hari, dimulai dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Sejumlah besar personel, mencapai 155.165 orang, akan terlibat dalam operasi tersebut.

Jumlah ini terdiri dari 1.150 personel dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), 85.064 personel dari Kepolisian Daerah (Polda), dan 68.969 personel dari instansi terkait.

“Akan ada 5.784 pos yang nanti akan disiapkan utk memberikan pelayanan, baik itu yang ada di jalan tol, rest area, arteri, dan jalur-jalur di wilayah wisata. Kami juga akan mengevaluasi buffer zone, khususnya yang masuk wilayah penyeberangan ke arah Merak. Biasanya potensi terjadi kepadatan di sana saat masyarakat menunggu menyeberang,” jelas Listyo.

Kemudian, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengungkapkan bahwa TNI telah menyiapkan 67.955 personel TNI untuk memberikan bantuan kepada Kepolisian dalam menghadapi periode Lebaran.

Selain itu, TNI juga telah menyiapkan fasilitas pendukung seperti pesawat Hercules, helikopter, mobil derek, dan ambulans bantuan yang siap digunakan jika diperlukan.

BACA JUGA: Sudah Dibuka, ini Syarat Mudik Gratis Angkasa Pura Naik Kereta Api

Dalam hal ini, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa stok bahan pokok dan pangan untuk periode Idul Fitri ini sudah melebihi kebutuhan.

Oleh karena itu, Zulkifli mengimbau masyarakat untuk membeli dengan bijaksana, tanpa perlu khawatir dan melakukan pembelian berlebihan.

 

(Vini/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City