Menkeu Bakal Alihkan Anggaran MBG ke Bansos Beras 10 Kg

mbg dialihkan ke bansos
(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, apabila anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir Oktober 2025 belum terserap, maka dia berencana mengalihkan anggaran MBG untuk bantuan sosial (bansos) berupa beras 10 kilogram.

Purbaya menegaskan, pengalihan anggaran MBG tersebut bukan bagian dari teguran, melainkan upaya dan dukungan untuk Badan Gizi Nasional (BGN).

“Bukan teguran, kita membantu. Kita bantu secepatnya tapi kalau tidak bisa juga, kita akan ambil uangnya. Kan fair. Daripada nganggur uangnya, kan saya bayar bunga juga,” tegas Purbaya kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Senin (22/9/2025).

“Saya akan alihkan ke tempat lain yang lebih siap atau ke masyarakat seperti perluasan bantuan yang dua kali 10 kilogram beras, kan bisa diperpanjang ke situ kalau memang tidak bisa diserap,” lanjutnya.

Namun, Purbaya mengapresiasi apabila BGN bisa melakukan penyerapan anggaran makan bergizi gratis tersebut.

“Tapi kalau memang bisa diserap kan bagus, jadi saya tidak menegur tapi saya mendukung. Kalau tidak jalan saya ambil uangnya,” kata Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya menegaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan ditarik dan dialihkan apabila hingga akhir Oktober 2025 belum terserap.

Baca Juga:

Surat SSPG Sleman Bocor, Keracunan MBG Minta Dirahasiakan

Badan Gizi Nasional Buka Suara Soal Isu 5.000 Dapur MBG Fiktif

Namun, pemerintah tetap berupaya mempercepat penyerapan dengan menerjunkan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membantu pelaksanaan program tersebut.

“Program MBG treatment-nya sama. Kalau kita lihat ada kendala, kita akan bantu, termasuk mengirim manajemen maupun orang keuangan untuk mempercepat penyerapan,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada anggaran mengendap hingga akhir tahun. Oleh karena itu, evaluasi penyerapan akan dilakukan secara ketat.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun