Mengetahui Apa Bull Run di Pasar Kripto, Penting!

bull run kripto
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pada bursa pasar kripto ada berbagai istilah, salah satunya adalah Bull Run. Lantas, apa artinya dalam investasi kripto?

Exchange PINTU menjelaskan, Bull run crypto bisa diartikan pasar kripto yang sedang mengalami kenaikan harga dalam jangka waktu tertentu.

Selama periode ini, ada banyak investor yang melakukan pembelian aset, yang mana menyebabkan jumlah permintaan melebihi penawaran, harga aset naik, dan kepercayaan publik terhadap pasar kripto yang semakin tinggi.

Sederhananya, bull run kripto adalah istilah untuk menyebut kondisi pasar kripto yang sedang naik. Salah satu tandanya adalah ketika harga aset bergerak naik dengan cepat, yang menandakan mayoritas investor memiliki optimisme dan menantikan kenaikan harga aset di masa depan.

Sentimen pasar dan feedback yang positif mengenai kripto akan menyebabkan harga kripto terus naik dalam jangka waktu tersebut.

BACA JUGA: Pemprov Bali Larang Keras Wisman Gunakan Kripto untuk Pembayaran

Jadi singkatnya, Bull Run adalah situasi di mana pasar kripto sedang beranjak naik dalam jangka waktu tertentu. Pada dasarnya bisa terjadi untuk kripto apapun, namun salah satu contohnya adalah yang dialami Bitcoin.

William Suberg dari Cointelegraph menyebut, BTC sebagai salah satu aset kripto yang berpotensi mengalami Bull Run dilihat dari pola historisnya.

Selain itu, kata Suberg, jika terjadi pengulangan sejarah Bull kripto, maka Bitcoin bisa berpotensi tumbuh lebih dari 300 persen di masa depan.

Sejak pertama kali dibuat, tepatnya 2009, Bitcoin sudah mengalami beberapa kali , yaitu pada 2013 dan 2017.

Sementara itu, Investor aset kripto di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) per Desember 2023, jumlah investor kripto Indonesia mencapai 18,5 juta.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya mengungkapkan ada beberapa faktor pendorong kenaikan investor kripto di Indonesia, yaitu ekosistem, keuntungan geografis, dan regulasi.

Pertama, terkait ekosistem menurut Tirta ekosistem aset kripto di Indonesia sudah mulai bagus. Selain itu ekonomi Indonesia juga terus mengalami pertumbuhan. Seperti diketahui, saat ini ekosistem aset kripto di Indonesia telah memiliki bursa, lembaga kliring, dan kustodian.

“Indonesia juga memiliki keuntungan geografis yaitu banyak usia muda dan Indonesia juga memiliki keuntungan populasi. Banyak anak muda memiliki rasa ingin tahu tinggi,” ujar Tirta dalam Talkshow Indodax, dikuti Rabu (28/2/2024).

 

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City