Mengenal Seni Pertunjukan Tradisional Barong dan Rangda Bali

Barong Rangda
(istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Barong dan Rangda, dua ikon seni pertunjukan tradisional Bali yang menghadirkan kekayaan budaya dan mitologi yang khas.

Di Bali, terdapat berbagai jenis Barong, seperti Barong Bangkung, Barong Macan, Barong Brutuk, Barong Landung, dan lainnya, namun yang paling umum tampil bersama Rangda adalah Barong Ket.

Awalnya, keduanya ini adalah seni yang sakral menurut masyarakat Bali. Kedua makhluk ini biasanya tersimpan di gedong pura dan hanya tampil pada hari-hari tertentu setelah melalui proses sakralisasi dan upacara pembersihan.

Namun, dengan berkembangnya pariwisata, pertunjukan di Bali ini beralih dari yang sakral menjadi sekuler. Dipentaskan tidak hanya di pura tetapi juga untuk hiburan wisatawan.

Barong Ket, salah satu jenis Barong, ditarikan oleh dua orang yang disebut sebagai bapang. Adaptasi Barong Ket sebagai bentuk Barong Sae dari Tiongkok yang sama dengan budaya Bali.

Dalam mitologi Bali, Barong identik dengan kekuatan baik (dharma), sementara Rangda dengan kekuatan jahat (adharma). Dalam dramatari Calonarang, Barong sering muncul melawan kemurkaan Rangda, menyelamatkan penari yang kesurupan dengan kesaktiannya.

Salah satu lakon yang sering pentas adalah Barong Swari, mengisahkan pertemuan Dewa Siwa dengan Dewi Uma dan kelahiran Sang Rare Kumara.

BACA JUGA : 10 Tingkatan dan Jenis Leak Bali Menurut Ida Rsi Bhujangga

Cerita ini melibatkan transformasi Dewi Uma menjadi Dewi Durga dan penciptaan Barong Swari oleh Dewa Brahma, Wisnu, dan Iswara untuk menyelamatkan dunia dari wabah yang timbul oleh Dewi Durga.

Dengan keindahan dan kedalaman cerita di balik pertunjukan Barong dan Rangda. Seni pertunjukan tradisional Bali terus memukau dan memperkaya warisan budaya yang tak ternilai harganya.

 

(Hafidah Rismayanti//Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun