Curug Dago: Air Terjun Biasa? Coba Cek Dulu Jejak Kerajaan Thailand di Sini

Curug Dago Bandung
Curug Dago (Mooi Bandoeng)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Banyak yang datang ke Curug Dago, Bandung, Jawa Barat, sekedar untuk healing atau foto-foto di bawah derasnya air terjun. Namun tak banyak yang tahu, di balik gemuruh air setinggi sekitar 12 meter itu, ada jejak sejarah yang menghubungkan Bandung dengan Kerajaan Thailand.

Curug Dago terletak di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Dago Atas, Bandung. Lokasinya memang gampang dijangkau dan sejak dulu jadi tempat pelesir warga kota, apalagi setelah kawasan Tahura dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.

Namun kalau kamu turun sedikit ke arah air terjun dan memperhatikan sisi batuan tebingnya, kamu bakal menemukan sesuatu yang cukup mindblowing: dua buah prasasti beraksara Thailand kuno.

Menurut laporan Michrob (1991), prasasti ini merupakan peninggalan Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand yang pernah berkunjung ke Bandung pada tahun 1896 dan kembali lagi tahun 1901. Dalam prasasti itu tertulis nama beliau dalam huruf Thai, lengkap dengan tanggal kunjungan dan lambang kerajaan.

Raja Chulalongkorn dikenal sebagai tokoh reformis besar di Thailand yang punya kedekatan khusus dengan wilayah Hindia Belanda kala itu. Kehadiran beliau ke Curug Dago menandakan bahwa Bandung bukan sekadar kota kolonial biasa, tapi juga punya pesona hingga ke mata penguasa Asia Tenggara.

Dari catatan Fachry (2016), kawasan Tahura tempat Curug Dago berada memang sejak era kolonial sudah menjadi kawasan yang diminati untuk wisata dan observasi alam. Letaknya yang berada di dataran tinggi dengan vegetasi lebat dan aliran air alami membuat tempat ini jadi spot elite bahkan sejak era Belanda.

Yang bikin menarik, kehadiran Raja Thailand kala itu bukan sekadar kunjungan biasa. Diketahui, beliau menyempatkan diri membuat catatan perjalanan dan menandai kunjungannya dengan prasasti, sesuatu yang sangat jarang dilakukan di negara asing.

Artinya, Curug Dago punya nilai historis bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga tercatat dalam sejarah kerajaan tetangga.

BACA JUGA

Sejarah Sesar Lembang, Ancaman Tersembunyi di Balik Keindahan

Batu-batu Berbisik, Menyingkap Misteri Masa Lalu di Situs Cipari Kuningan

Meski kini Curug Dago tak seramai destinasi wisata mainstream lainnya di Bandung, nilai historisnya tetap tidak tergantikan. Bahkan bisa dibilang, ini salah satu situs unik di Indonesia yang menyimpan prasasti dari kerajaan asing non-Eropa.

Jadi, kalau kamu main ke Dago atas dan mampir ke Curug Dago, jangan cuma selfie. Coba tengok batu besar di sisi air terjun, dan sapa jejak sejarah yang nyempil di balik gemericik air. Siapa tahu kamu sedang berdiri di tempat yang pernah diinjak kaki raja.

Sumber: Michrob, H. (1991), Laporan hasil pengumpulan data prasasti beraksara thai di situs Curug Dago Kodya Bandung, Jawa Barat; Fachry, D. (2016). Pengembangan Potensi Kawasan Taman Hutan Raya IR. H. Djuanda sebagai Objek Wisata Unggulan di Bandung.

(Daniel Oktorio Saragih/Magang/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...