Mengenal Perbedaan Gamelan Jawa, Bali dan Sunda

Gamelan Jawa Sunda Bali
(istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gamelan, orkestra tradisional Indonesia, merupakan perpaduan unik dari instrumen logam, gesek, tiup, dan perkusi.

Musik gamelan juga berkembang di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, dan Sunda, dengan masing-masing memiliki ciri khas dan perkembangannya sendiri.

Gamelan ini bisanya dibunyikan dengan cara pola ketukan sehingga memiliki harmoni yang khas saat mendengarnya.

Keunikan Gamelan Jawa dan Bali

Gamelan karawitan Jawa dan Bali memiliki kesamaan dalam instrumen dasar, namun dengan perbedaan ukuran, suara, dan alat pukul. Gamelan Jawa terdiri dari bonang, demung, saron, gambang, kenong, slenthem, rebab, gong, dan kendang.

Kendang berperan sebagai penunjuk suasana dan tempo, sementara bonang berfungsi sebagai varian nada dari lagu dasar.

Gamelan Bali, di sisi lain, memiliki instrumen seperti gangsa, ugal, jegogan, jublag, gong gede, kempur, klenthong, reyong, trompong, ceng-ceng, suling, rebab, dan kendang. Kendang di sini juga berperan penting dalam menuntun ekspresi dan tempo lagu.

Gamelan Sunda

Gamelan Sunda, atau degung, memiliki instrumen seperti suling degung, rebab, kecapi, bonang, kulanter, jengglong, saron, gambang, panerus, dan gong, serta kendang. Dalam karawitan Sunda, rebab dan suling menjadi dominan, sering kali menjadi pusat perhatian saat tembang dilagukan oleh sinden.

Gamelan, hasil dari kebudayaan yang tumbuh dan berkembang selama bertahun-tahun, mampu menghadirkan rentang suara yang luas dan menawan.

BACA JUGA : 7 Ragam Jenis Gamelan, dari Gedhe hingga Senggani

Orkestra ini menjadi wajah Nusantara, mewakili keindahan orkestra seperti yang berkembang dalam musik klasik Eropa.

Gamelan asal Jawa, Bali, dan Sunda ini memiliki instrumen yang berbeda, tangga nada yang beragam, dan ekspresi yang unik. Orkestra ini juga menjadi model pengembangan musik daerah di Nusantara, menunjukkan kekayaan dan keunikan budaya musik Indonesia.

 

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City