Mendikdasmen: Pemulihan Pendidikan Pascabencana di Sumatera Butuh Rp5,03 Triliun

SPMB 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti (Dok. Kemendikdasmen)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan kebutuhan anggaran pemulihan sektor pendidikan pascabencana di wilayah Sumatra mencapai Rp5,03 triliun.

Mu’ti menjelaskan hingga akhir 2025, anggaran yang telah tersalurkan baru sebesar Rp94,84 miliar. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp4,94 triliun.

“Dari total kebutuhan tersebut, Kemendikdasmen telah menyalurkan bantuan sebesar Rp94,84 miliar rupiah pada akhir tahun 2025, sehingga masih terdapat kekurangan anggaran di luar yang telah disalurkan sebesar Rp4,94 triliun,” ujar Mu’ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1).

Ia menyampaikan, total anggaran Rp5,03 triliun tersebut direncanakan untuk mendukung layanan pendidikan selama masa pemulihan, penyediaan sarana dan peralatan pendidikan, pemberian tunjangan khusus guru, serta rekonstruksi dan rehabilitasi satuan pendidikan terdampak bencana.

“Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun,” katanya.

Baca Juga:

3.274 Sekolah Rusak, 276 Ribu Siswa Terdampak Bencana Sumatera-Aceh

Dalam rapat tersebut, Mu’ti juga memaparkan sejumlah bantuan yang telah disalurkan ke daerah terdampak bencana. Bantuan itu meliputi 27.000 paket school kit untuk peserta didik, 168 unit tenda pembelajaran darurat, serta 147 unit ruang kelas darurat.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan dana operasional pendidikan darurat bagi 1.339 satuan pendidikan, tunjangan bagi 16.467 guru terdampak bencana, dukungan psikososial di 680 satuan pendidikan, serta 147.670 buku untuk menjaga keberlanjutan pembelajaran.

Mu’ti menambahkan, Kemendikdasmen telah menerbitkan surat edaran yang dilengkapi dengan petunjuk teknis penyelenggaraan pembelajaran bagi satuan pendidikan terdampak bencana.

“Kebijakan ini menjadi pedoman bagi satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2025–2026 yang dimulai pada 5 Januari 2026 dengan pendekatan yang adaptif terhadap kondisi lapangan,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank-bjb-pra-event-merbabu-trail-run-v2
Menabung di bank bjb Dapatkan Tiket Lari Merbabu Trail Run 2026
WhatsApp Image 2026-08-03 at 11.13
Menempatkan Kasus PT BDS dalam Perspektif Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan
bank bjb dan pemkot bogor
bank bjb dan Pemkot Bogor Berkolaborasi Demi Wujudkan Perencanaan Pensiun yang Lebih Sejahtera
5 Rekomendasi Les Ngaji Online Anak dengan Jadwal Fleksibel
5 Rekomendasi Les Ngaji Online Anak dengan Jadwal Fleksibel
WhatsApp Image 2026-07-30 at 14.12
JNE Raih IWEB Logistics Inovation Award 2026, Hadirkan Inovasi Untuk Dukung UMKM di Indonesia
Berita Lainnya

1

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-02 at 20.20
Diterpa Badai Fitnah, Bupati Bandung KDS Tetap Tenang dan Fokus Bekerja
image_870x_6a677bc509689
Mitchell Baker Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
bank-bjb-earning-call-2q-2026-v3-4
bank bjb Cetak Laba Tumbuh 58,8%, Aset Tembus Rp228,2 Triliun
IMG-20260727-WA0003
Gilang Dorong Puskesmas di Jakasampurna, Akses Layanan Kesehatan Jadi Prioritas