Melaju 428 Km Tanpa Emisi, Motor Hidrogen Mahasiswa UPI Jadi Sorotan SENAVOK 2025

Motor hidrogen
(dok. UPI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.IDSepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), berhasil menciptakan motor hidrogen berbasis fuel cell sebagai inovasi kendaraan bebas emisi. Karya tersebut diperkenalkan dalam ajang SENAVOK 2025 di Gedung Balai Pertemuan Umum UPI, pada Rabu (12/11/2025).

Motor hidrogen itu dikembangkan sejak awal 2024. Kendaraan ini mengandalkan teknologi fuel cell yang mengubah hidrogen menjadi energi listrik untuk menggerakkan motor.

Berdasarkan keterangan tim pengembang, motor mampu menempuh jarak hingga 428 kilometer hanya dengan dua liter hidrogen. Efisiensi tersebut didukung sistem regenerative braking yang mengubah energi pengereman menjadi daya tambahan bagi baterai.

Selain menghadirkan teknologi ramah lingkungan, motor ini dilengkapi fitur pintar seperti sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT), sensor deteksi kebocoran hidrogen otomatis, GPS tracker, serta fitur keamanan RFID yang dapat mematikan mesin dari jarak jauh.

Sebanyak 80 persen komponen kendaraan dirakit dari produk dalam negeri, sementara unit fuel cell diimpor dari Republik Ceko.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu berinovasi dalam menciptakan teknologi otomotif berkelanjutan,” ujar anggota tim yang bertanggung jawab pada sistem elektrika, Muhammad Zidan, melansir laman UPI.

Inovasi ini sebelumnya berhasil lolos pendanaan nasional melalui ajang PLN ICE 2024. Motor hidrogen karya UPI menjadi salah satu dari dua prototipe motor hidrogen mahasiswa di Indonesia, bersama proyek serupa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dosen pembimbing, Sriyono, menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan kampus terhadap riset energi hijau.

“UPI sangat konsisten mendukung inovasi mahasiswa, terbukti dari prestasi di berbagai kompetisi nasional dan internasional seperti ICE PLN, KMHE, hingga Shell Eco Marathon,” katanya.

Baca Juga:

VinFast dengan ”EV For Everyone”, Hadirkan Inovasi Skema Berlangganan Baterai untuk Masa Depan

DETECT, Inovasi Mahasiswa UNEJ yang Siap Jadi Gerakan Nasional Pencegahan Kanker Kulit

Pengembangan motor hidrogen tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi UPI terhadap target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta poin 13 mengenai Penanganan Perubahan Iklim.

Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia dan menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian teknologi hijau di sektor otomotif nasional.

(Vini Virdiyanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City