Media Australia Imbau Warganya Jangan Kunjungi Bali, Kenapa?

media australia larang kunjungi bali
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sudah jadi rahasia umum bahwa Pulau Dewata menjadi destinasi favorit turis Australia. Namun, bencana alam membuat negara itu keluarkan travel warning.

Tahun ini cukup basah untuk Bali. Musim hujan yang biasanya datang di bulan Oktober datang lebih awal. Pada bulan September, Bali mengalami banjir terburuk dalam satu dekade.

Banjir yang dipicu dari hujan deras ekstrem dimulai tanggal 9 September, menewaskan setidaknya 20 orang dan kerusakan infrastruktur yang meluas. Media Australia, Perth Now mengimbau agar warga Aussie tidak mengunjungi Bali dalam waktu dekat.

Hal ini dipertegas dengan tanggapan dari Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, yang memperingatkan bahwa curah hujan tertinggi pada musim hujan mendatang diperkirakan terjadi antara Januari dan Februari 2026.

Karnawati mengatakan curah hujan ekstrem dapat memicu banjir susulan, banjir bandang, dan tanah longsor jika pengelolaan air di awal musim tidak ditingkatkan.

“Pemetaan wilayah rawan banjir bandang, pemantauan dini aliran sungai di daerah perbukitan, dan penataan kembali badan sungai yang dangkal atau menyempit sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga:

4 Pulau Resmi Kembali Milik Aceh, Ini Potensi Bisnis dan Wisatanya

Nusron Sebut Ada Pulau-pulau Kecil Dikuasai Warga Asing di NTB dan Bali, Kok Bisa?

Media itu mengatakan bahwa intensitas hujan yang sedikit juga berpotensi menimbulkan risiko banjir.

Daerah yang paling terdampak adalah destinasi populer di kalangan wisatawan, termasuk Ubud dan kawasan resor utama di Kabupaten Badung Kuta, Legian, dan Seminyak.

“Warga Australia yang berencana mengunjungi pulau ini dalam beberapa bulan ke depan telah diperingatkan oleh otoritas setempat untuk berkonsultasi dengan pengelola akomodasi mengenai protokol evakuasi darurat, dan berhati-hati dengan aktivitas seperti mengendarai ATV, mendaki gunung berapi, arung jeram, serta transportasi perahu dan wisata bahari seperti snorkeling dan menyelam,” tulis media itu.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun