BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Wali Kota Bandung terpilih, Muhammad Farhan bakal langsung realisasikan janji kampanyenya terkait penyelesaian permasalahan sampah di Kota Bandung. Adapun program tersebut yakni “Sampah Hari Ini, Habis Hari ini”.
Ketua Tim Pemenangan Farhan-Erwin, Awangga mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemetaan terkait berbagai sumber penghasil sampah yang ada di Kota Bandung. Hal ini tentunya guna memfokuskan penyelesaian 1.500 ton sampah harian di Kota Kembang.
“Kita sedang memetakan. Misalnya dari jumlah 1.500 sampah yang ada di kota Bandung Itu sumbernya dari mana, terus pengurangannya menggunakan pengolahan yang mana, hasil pengolahan residunya akan berakhir seperti apa. Itu salah satu peta,” kata Awangga, Senin (3/2/2025).
Selain itu, Awangga juga mengatakan, penyelasaian sampah baik di kawasan komersil, khusus, hingga rumah tangga pengelohannya bakal dilakukan lewat pendekatan berbeda. Nantinya, pengolahan maupun penyelesaian sampah bakal mengikuti letak demografi wilayah tersebut.
“Tentunya antara pengolahan sampah di kawasan khusus, di komersil dan juga di rumah tangga tentu akan berbeda kan penyelesaiannya. Jadi tidak bisa kita menyamaratakan pengelolaan juga sampah itu disamaratakan, kita harus lihat demografisnya,” ucapnya
Awangga juga mengaku, hal ini untuk menghindari timbunan-timbunan sampah yang kerap merebak di jalanan Kota Bandung. Selain itu, nantinya bakal terdapat penangan khusus apabila terdapat timbulan sampah di wilayah Kota Kembang.
“Di masa pemerintahan Pak Farhan di awal ini akan terlihat jelas perbedaan pengolahan sampah di kota Bandung. Itu yang harus kita pastikan bahwa timbulan-timbulan sampah di jalan-jalan itu sudah tidak ada. Bagaimana kemudian bisa diangkut setiap hari, bakal ada penanganan khusus,” ujarnya.
BACA JUGA: Bersihkan Sampah di Sungai Citarum, Pandawara Group Habiskan Rp106 Juta
Awangga pun berharap, realiasi program ini bisa menjauhkan predikat Kota Kembang dari isu lautan sampah. Terlebih, penanganan dan penyelesaian sampah jadi fokus utama Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Farhan – Erwin.
“Itu mungkin prioritas utama masalah sampah Kita tidak ingin lagi ada bahasa bahwa Bandung ini lautan sampah Kita pun juga ingin memastikan bahwa visual sampah ini sudah mulai hilang dan tidak ada isu lagi,” pungkasnya
(Rizky Iman/Usk)