Marta Kostyuk Akui Kelas Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek di Atas Rata-rata

Marta Kostyuk (Foto: dok.WTA).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Petenis asal Ukraina, Marta Kostyuk, mengungkapkan refleksi jujur yang jarang terdengar dari seorang atlet muda. Dalam wawancara setelah tersingkir di babak pertama Wuhan Open 2024 dari Karolina Muchova, petenis berusia 23 tahun itu berbicara tentang apa yang membuat Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek begitu istimewa, dua pemain yang menurutnya berada di level berbeda dari para pesaing lain di WTA.

Kostyuk, yang kini menempati peringkat 28 dunia, telah berhadapan beberapa kali dengan keduanya, namun belum pernah menang. Rekornya 0-4 melawan Sabalenka dan 0-3 melawan Swiatek menjadi bukti nyata betapa sulitnya menembus tembok dua pemain top tersebut.

Baca Juga:

Iga Swiatek Apresiasi Perlindungan WTA Usai Alami Insiden di Miami Open

Namun bagi Kostyuk, perbedaan mereka bukan hanya terletak pada statistik atau kekuatan pukulan. Ia melihat sesuatu yang lebih dalam, gabungan kekuatan fisik, daya tahan mental, dan aura dominasi yang sulit ditandingi.

“Melawan Iga, rasanya seperti menghadapi mesin yang tak pernah lelah. Ia selalu fokus, tak pernah kehilangan ritme, dan begitu tenang di bawah tekanan,” ujar Kostyuk, melansir WTA, Selasa (21/10/2025).

“Sementara Aryna berbeda, dia penuh energi, agresif, dan punya kekuatan luar biasa yang tak bisa diajar. Dia bisa mengubah arah pertandingan hanya dengan satu pukulan,” ungkapnya.

Kostyuk menyebut Sabalenka sebagai simbol kekuatan mentah dan kepercayaan diri, sedangkan Swiatek mewakili kecerdasan taktis dan ketenangan mental, dua sisi kontras yang sama-sama mematikan di level tertinggi tenis dunia.

“Saya lebih kecil dan lebih ringan dari mereka, jadi saya harus bekerja dua kali lebih keras untuk mendapatkan satu poin. Tapi mereka bukan hanya kuat secara fisik, mereka juga tangguh secara psikologis. Mereka tahu bagaimana menang, bahkan saat tidak bermain sempurna,” tambah Kostyuk.

Kostyuk menilai perbedaan ini sebagian berasal dari faktor biologis, sebagian lagi dari mentalitas yang telah ditempa oleh kemenangan demi kemenangan.

“Kita semua punya struktur tubuh dan kadar hormon yang berbeda, dan itu wajar. Tapi mentalitas mereka itu sesuatu yang langka. Saya tidak bisa tiba-tiba menjadi seperti mereka, jadi saya harus menemukan cara saya sendiri untuk bersaing,” katanya.

Meski sering kali terlihat “kalah ukuran” di foto jabat tangan di net, Kostyuk tidak memandangnya sebagai kelemahan, melainkan motivasi.

“Saya suka menghadapi mereka karena itu membuat saya sadar sejauh mana batas kemampuan saya. Mereka adalah tolok ukur, dua pemain yang membuat Anda ingin menjadi lebih baik,” ujarnya

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

4

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

5

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...