Marco Bezzecchi Penasaran Uji Daya Aprilia di Sepang Setelah Hasil Gemilang di Australia

Marco Bezzecchi (Foto: dok. MotoSport).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, datang ke MotoGP Malaysia 2025 akhir pekan ini dengan rasa penasaran besar. Setelah tampil luar biasa di Australia dan membawa Aprilia ke podium lagi, Bezzecchi ingin melihat sejauh mana kemajuan motor RS-GP saat kembali ke Sirkuit Sepang, trek yang menjadi saksi awal perjalanan mereka di musim ini.

Bagi Bezzecchi, Sepang menyimpan memori penting. Di tempat inilah Aprilia menjalani tes pramusim pada awal tahun, ketika Jorge Martin, kini juara bertahan MotoGP mengalami cedera di hari pertama. Kini, dengan Martin masih absen, Aprilia datang ke Malaysia dalam kondisi penuh percaya diri setelah mencatat tiga kemenangan dari empat seri terakhir.

Bezzecchi, pemenang Sprint di Phillip Island akhir pekan lalu, tampil cepat dan konsisten sepanjang akhir pekan Australia. Ia sejatinya punya peluang besar menjuarai Grand Prix hari Minggu, namun harus puas finis ketiga setelah menjalani penalti dua kali long lap akibat insiden di Mandalika.

Meski begitu, hasil itu cukup untuk menggeser Francesco Bagnaia dari posisi ketiga klasemen sementara kejuaraan dunia pencapaian yang belum pernah diraih oleh pebalap Aprilia sebelumnya.

“Saya sangat senang bisa kembali ke Sepang. Ini trek yang sudah saya kenal karena kami pernah mengujinya di awal musim. Kami punya banyak data dari sana, dan saya penasaran untuk melihat sejauh mana motor kami berkembang setelah semua pekerjaan keras yang kami lakukan tahun ini,” ujar Bezzecchi, melansir MotoGP, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga:

Marco Bezzecchi Puas Hasil Tes Pramusim MotoGP 2025 Bersama Aprilia

Bezzecchi menegaskan, hasil positif di Australia menjadi motivasi besar untuk melanjutkan momentum di Malaysia.

“Kami melakukan pekerjaan luar biasa di Phillip Island. Tujuannya jelas: mempertahankan level performa itu di Sepang. Saya tidak sabar untuk kembali ke lintasan,” tambahnya.

Sementara itu, Lorenzo Savadori kembali turun sebagai pebalap pengganti Jorge Martin. Savadori, yang juga merupakan penguji resmi Aprilia, menilai balapan di Malaysia akan menjadi tantangan berbeda.

“Malaysia adalah trek yang sangat menantang, dengan suhu yang jauh lebih panas dibanding Phillip Island. Tapi kami siap menghadapi tantangan itu dan terus membantu tim memahami batas kemampuan motor ini,” ujarnya.

Dengan momentum yang terus meningkat dan semangat baru dari Bezzecchi, Aprilia berpeluang melanjutkan kisah suksesnya di paruh kedua musim.

Jika berhasil mempertahankan posisi ketiga di klasemen hingga akhir tahun, Bezzecchi bisa mencatat sejarah sebagai pebalap Aprilia pertama yang finis di tiga besar kejuaraan dunia MotoGP.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City