Laporan Kasus Terapis Tewas di Pejaten Dicabut oleh Sang Kakak, Memilih Berakhir Damai

Laporan terapis pejaten dicabut
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Laporan polisi terkait kasus kematian RTA, terapis yang ditemukan tewas di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terhadap pihak spa dicabut oleh sang kakak korban.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicholas Ary Lilipaly, mengatakan pihaknya telah menerima surat resmi dari kakak korban yang menyatakan telah menjalin kesepakatan damai dengan pihak spa.

“Kakak korban mengirimkan surat kepada penyidik, bahwa laporan tersebut dicabut karena sudah ada perdamaian antara korban dan terlapor,” jelas Nicholas kepada wartawan, dikutip Rabu (22/10/2025).

Ia menyatakan pihak kepolisian telah berupaya mengonfirmasi langsung pencabutan laporan dari kakak korban, namun hingga kini penyidik belum berhasil melakukan kontak atau menemui yang bersangkutan.

“Kalau dia, kami haruskan BAP lagi, kenapa dia mengirimkan surat kepada kami seperti itu. Sampai saat ini yang bersangkutan kita hubungi,” tutur Nicholas.

Meskipun begitu, Nicholas menegaskan pihaknya masih menempuh penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa pihak.

Hingga kini, sudah ada 20 orang yang diperiksa terkait kematian dan dugaan eksploitasi terhadap korban.

“Sampai sini masih tetap melakukan penyidikan. Kami akan mengundang klarifikasi pihak-pihak terkait,” kata Nicholas.

Saat ini penyidik masih dalam tahap pemanggilan kepada kerabat perempuan yang digunakan identitasnya oleh korban untuk mendaftar pekerjaan.

Kakak Laporkan Pihak Spa

Sebelumnya, kakak dari RTA, terapis spa melaporkan tempat kerja adiknya ke polisi. Laporan tersebut dibuat karena tempat spa tempat korban bekerja, DS, diduga melakukan eksploitasi terhadap anak di bawah umur.

Dalam laporannya kepada polisi, kakak korban menyebut adiknya sempat mengeluh merasa tertekan di tempat kerja dan ingin berhenti. Namun, keinginannya terhalang aturan denda puluhan juta rupiah karena belum genap setahun bekerja di sana.

“Korban ingin berhenti bekerja di DS (nama tempat spa), tetapi diharuskan bayar denda sebesar Rp 50 juta,” kata kakak korban dalam surat laporannya, Rabu (8/10/2025).

Terapis Ditemukan Tewas

Diketahui, seorang terapis wanita ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area belakang sebuah gedung jasa ekspedisi di Jalan Buncit Raya, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi (2/10/2025).

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengungkapkan bahwa saat ditemukan, tubuh korban menunjukkan sejumlah luka, meski tidak ada indikasi kuat bekas kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok. Namun, terdapat luka lecet di lengan kiri, perut bagian kiri, dan dagu korban,” jelas Anggiat dalam keterangan tertulisnya.

Di sekitar jenazah, polisi menemukan barang-barang pribadi milik korban, termasuk sebuah selendang dan dompet kecil berisi dua unit ponsel.

Baca Juga:

Wanita Terapis yang Tewas di Pejaten Lamar Kerja Pakai KTP Saudara

Kasus Terapis Tewas di Pejaten, Polisi Selidiki Kemungkinan Terapis di Bawah Umur Lainnya

Sebelum penemuan jasad, seorang penghuni ruko di sekitar lokasi sempat mendengar teriakan perempuan. Informasi itu kemudian disampaikan kepada Uki, petugas keamanan gedung ekspedisi. Uki lantas menyisir area belakang gedung dan menemukan tubuh korban dalam posisi tergeletak di balik pagar.

“Saksi Uki langsung melakukan pengecekan dan menemukan seorang wanita sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” tambah Anggiat.

(Vini Virdiyanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun