Langgar Etik DPR, Ahmad Dhani Wajib Minta Maaf 7 Hari!

ahmad dhani
Anggota DPR Komisi X dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani. (Xinsight.politica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menjatuhkan sanksi teguran lisan kepada anggota Komisi X dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani. Sanksi tersebut diberikan setelah MKD menyatakan Dhani melanggar kode etik dewan terkait dua pernyataannya yang menuai aduan publik.

Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, menyampaikan bahwa Ahmad Dhani terbukti melakukan pelanggaran etika dalam dua video pernyataannya yang viral. Meski begitu, MKD memutuskan hanya memberikan sanksi ringan berupa teguran lisan.

“Teradu (Ahmad Dhani) dijatuhi sanksi teguran lisan dan diminta untuk menyampaikan permintaan maaf kepada pengadu paling lama tujuh hari sejak keputusan ini ditetapkan,” ujar Nazaruddin dalam sidang putusan di kompleks parlemen, Rabu (7/5/2025).

Dalam proses klarifikasi, Ahmad Dhani menjelaskan bahwa tidak ada niat untuk merendahkan pemain naturalisasi yang menjadi salah satu pokok aduan. Ia justru mengaku mendukung program naturalisasi demi kemajuan sepak bola nasional.

Baca Juga:

Bongkar Oligarki Musik! Ahmad Dhani Sentil Anang dan Mafia di Balik Industri Musik RI

Kepala BKPM Sebut 7 Perusahaan Minat Bangun Pabrik Mobil Listrik Senilai Rp 15 Triliun

Terkait pernyataannya yang dianggap menghina salah satu marga, Dhani mengaku ucapannya merupakan kekeliruan saat berbicara (slip of the tongue) dan tidak dimaksudkan untuk melecehkan kelompok tertentu. Ia menyatakan kesiapannya untuk meminta maaf, termasuk kepada pihak yang melapor, seperti Ryan Pono.

“Pernyataan saya tidak dimaksudkan untuk menyinggung. Saya akan menyampaikan permintaan maaf sesuai keputusan MKD,” ujar Ahmad Dhani di hadapan anggota dewan etik.

Kasus ini mencerminkan pentingnya menjaga etika komunikasi bagi para anggota legislatif, terutama saat menyampaikan opini di ruang publik yang berpotensi menimbulkan interpretasi luas.

MKD berharap sanksi ini menjadi peringatan bagi seluruh anggota DPR agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, baik di dalam forum resmi maupun di platform publik.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun