Traffic light Bikin Macet, DPRD Desak Evaluasi Sistem Lalu Lintas Bandung dan Dorong Teknologi AI

Traffic light Bikin Macet, DPRD Desak Evaluasi Sistem Lalu Lintas Bandung dan Dorong Teknologi AI
Ilustrasi- Traffic light (AI Meta)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Muyadi, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk segera mengevaluasi sistem operasional lampu lalu lintas di berbagai persimpangan.

Asep menilai sistem lampu merah saat ini justru menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kemacetan di kota.

“Pengaturan lampu lalu lintas belum optimal. Saya sering mendapat keluhan dari masyarakat, terutama di titik-titik rawan seperti perempatan Jalan Soekarno Hatta (dekat Samsat) dan kawasan Pasteur yang hampir setiap hari macet,” kata Asep Mulyadi, Rabu (30/7/2025).

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan perlunya penataan ulang durasi dan sistem kerja lampu lalu lintas agar lebih adaptif terhadap kondisi jalan secara real-time.

Traffic light Bikin Macet, DPRD Desak Evaluasi Sistem Lalu Lintas Bandung dan Dorong Teknologi AI
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi (Kyy/TM)

Selain itu, Asep juga menyoroti program Smart City Bandung yang sebelumnya diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan perkotaan, termasuk lalu lintas.

Namun, Asep menilai penerapan teknologi tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Baca Juga:

Bandung Bidik Kereta Listrik Canggih dari Polandia, Solusi Baru Atasi Kemacetan

Farhan Gaspol Atasi Macet Bandung: Flyover, BRT, hingga Angkot Pintar Disiapkan

“Kita dulu berharap besar pada Smart City. Tapi kalau teknologi yang diterapkan tidak efektif dan tidak dievaluasi, maka justru berpotensi menambah persoalan baru. Harus ada kajian menyeluruh,” ucapnya.

Sebagai solusi, Asep mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk sistem pengaturan lalu lintas di Kota Bandung. Menurutnya, teknologi berbasis AI dapat menciptakan sistem lampu lalu lintas yang lebih cerdas dan responsif terhadap situasi lalu lintas aktual.

“AI bisa mendeteksi volume kendaraan dan menyesuaikan durasi lampu merah secara otomatis. Misalnya, jangan terlalu lama memberi lampu merah kalau jalanan kosong. Ini bisa kita kembangkan dengan kolaborasi bersama kampus dan akademisi di Bandung,” ujarnya.

Kendati demikian, Asep mengingatkan kemacetan tidak bisa ditangani oleh Pemkot Bandung saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah kota, provinsi, hingga pemerintah pusat untuk membuat kebijakan strategis, seperti pengendalian pertumbuhan kendaraan.

“Penanganan macet itu kerja bersama. Butuh kebijakan lintas level, termasuk regulasi soal pembatasan kendaraan atau penguatan transportasi publik yang layak,” katanya.

Saat ini, sejumlah ruas utama di Kota Bandung seperti Jalan Pasteur, Setiabudhi, hingga kawasan Dago masih menjadi titik macet harian yang meresahkan warga.

Asep menegaskan pihaknya di DPRD akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi mencari solusi konkret.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemkot Bandung, kepolisian, dan dinas-dinas terkait. Harapannya, ada langkah nyata dan percepatan dalam mengatasi kemacetan ini,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru