Lahan Belum Memadai, Kota Bandung Tetap Operasikan Sekolah Rakyat Juli Ini

Sekolah Rakyat
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiar, mengungkapkan pihaknya telah menyampaikan semua persyaratan Sekolah Rakyat ke helpdesk Kemensos.

Namun, masih ada catatan lahan belum memenuhi standar minimal, yakni lima hektare.

“Semua persyaratan sudah kami sampaikan ke helpdesk Kemensos. Kementerian PUPR juga sudah mengecek lokasi yang diusulkan untuk Sekolah Rakyat. Namun memang masih ada catatan lahan yang tersedia belum memenuhi standar minimal, yaitu lima hektare. Saat ini baru tersedia dua hektare,” kata Soni, Selasa (6/5/2025).

Terbatasnya lahan di area perkotaan menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, kompleks Wiataguna yang berlokasi di Jalan Pajajaran akan dimanfaatkan sebagai tempat penyelenggaraan Sekolah Rakyat jenjang SMP dengan kapasitas 50 siswa.

Sementara itu, untuk jenjang SMA, Kementerian Sosial akan menggunakan fasilitas di Wiataguna Cisarua, Lembang, yang juga dirancang untuk menampung 50 siswa asal Kota Bandung.

“Untuk SMA kan sudah lebih dewasa, jadi bisa ditempatkan di Cisarua karena ini konsepnya boarding school. Sementara untuk SMP, ditempatkan di Pajajaran. Keduanya dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli tahun ini,” paparnya.

Saat ini, proses verifikasi nama-nama siswa sedang dilakukan oleh pihak Wiataguna dan juga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pemerintah Kota Bandung sendiri telah mengajukan kuota total seribu siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA semuanya berkonsep boarding school. Namun untuk tingkat SD, pembangunan masih belum dimulai.

“Kalau pengajuan untuk SD, SMP, dan SMA itu rencananya akan dibangun dengan konsep vertikal, bukan landed. Jika disetujui, insya Allah tahun depan sudah mulai groundbreaking,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan seluruh biaya pembangunan direncanakan akan dibiayai oleh APBN, sementara Pemerintah Kota Bandung hanya menyediakan lahan.

Baca Juga:

Pemkab Cianjur Siapkan Berkas Pengajuan Sekolah Rakyat di 2 Kecamatan

Mensos Pastikan Tak Ada Tes Akademik Masuk Sekolah Rakyat

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) RI mencanangkan program Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan bagi anak-anak yang belum tersentuh oleh sistem sekolah formal.

Program ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan sekolah yang sudah ada, melainkan bertujuan memperluas jangkauan layanan pendidikan, terutama di wilayah yang kekurangan sarana pendidikan.

Pemerintah juga melakukan pemetaan wilayah secara cermat agar pendirian Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran, yakni di daerah yang masih minim akses pendidikan, bukan di wilayah yang sudah memiliki fasilitas memadai.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik