Lagi! Siskaeee Mangkir dari Panggilan Polisi Soal Film Porno Jaksel

siskaeee film porno jaksel (2)
Foto (Youtube/Deddy Corbuzier)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Tersangka film porno produksi Jakarta Selatan (Jaksel), Siskaeee kembali mangkir pada pemeriksaan Polda Metro Jaya. Pemeriksaan yang seharusnya dipenuhi pada Senin (15/01/2024).

Namun, wanita yang bernama lengkap Fransiska Candra Novitasari itu hingga waktu petang tidak mendatangi Polda Metro Jaya.

“Sampai saat ini belum ada konfirmasi soal kehadiran Siskaeee,” ujar Dirtipideksus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melansir PMJ News, Selasa (16/01/2024).

BACA JUGA: Nah Loh yang Lain Dibyar Murah, Siskaeee Terima Fee dari Film Porno Rp10 Juta

Ade tidak menjelaskan secara detail langkah yang akan ditentukan untuk pemeriksaan kedepan. Ia hanya mengatakan, informasi terbaru akan disampaikan.

“Nanti kita update untuk langkah tindak selanjutnya,” ucapnya.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan kasus film porno produksi Jakarta Selatan (Jaksel), yaitu Siskaeee dan Bima Prawira alias BP, Senin (15/01/2024).

“Ya benar, hari ini jadwal pemeriksaan terhadap Siskaeee pukul 10.00 WIB,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Safri Simanjuntak melansir Antara, Senin (15/01/2024).
Sebelumnya, tersangka Siskeee dalam pemeriksaan kasus film porno Jaksel mengajukan penundaan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya hingga 15 Januari 2024.

“(Siskaeee) Mengajukan permohonan pengunduran pemeriksaan tanggal 15 (Januari),” kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) IV Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo saat dikonfirmasi, Selasa (9/1).

Selain itu, BP juga menunda pemeriksaan dengan dalih kondisi kesehatan yang tidak sedang fit.

”Talent (pemeran) pria atas nama BP berhalangan dengan alasan sakit,” katanya.

Sementara, sembilan dari 11 tersangka pemeran kasus film porno Jaksel telah selesai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Senin (08/01/2024).

Adapun nama dari kesembilan tersangka itu, yakni Anisa Tasya Amelia alias Meli 3GP, Virly Virginia alias VV, Putri Lestari alias Jessica, NL alias Caca Novita (CN), Zafira Sun alias ZS, Arella Bellus alias AB, MS dan SNA alias Ici Azizah. Selain itu pemeran pria berinisial AFL.

Sedangkan satu tersangka Virly Virginia alias VV menjelaskan, dirinya tidak ditahan oleh polisi hanya diberlakukan wajib lapor.

“Alhamdulillah mengikuti saja. Jadi diwajibkan lapor saja, Senin dan Kamis,” katanya.

(Saepul/Dist)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik