BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bergerak cepat mengamankan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 (1447 Hijriah) dengan menyiapkan strategi komprehensif mulai dari infrastruktur hingga layanan moda transportasi. Program “Mudik Gratis” tahun ini tercatat mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi armada maupun kualitas pelayanan di perjalanan.
Hingga pagi ini, Kamis (5/3/2026), dari total kuota 3.040 tiket yang disediakan Pemprov Jabar, hanya tersisa sekitar 550 tiket. Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini dihimbau untuk segera mendaftarkan diri melalui aplikasi Sapawarga menggunakan persyaratan NIK atau KTP.
“Sampai per jam 10.00 WIB sisa tiket yang masih tersedia diantaranya 144 kuota untuk rute Bandung ke Sukabumi, Bogor ke Pelabuhan Ratu 144 kuota, dan Bogor (Cileungsi) ke Bandung 190 kuota. Satu NIK berlaku untuk satu tiket. Kami sarankan para pemudik segera mendaftar supaya tidak kehabisan, karena antusiasme warga sangat tinggi,” ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Diding Abidin kepada Teropong Media di kantor Dishub Jabar.
Baca Juga:
Inovasi Layanan: Tidak Sekadar Tiket Gratis
Ada yang berbeda pada penyelenggaraan tahun ini. Selain transportasi cuma-cuma, Pemprov Jabar juga menyiapkan “kudapan” atau makanan ringan bagi para pemudik selama di perjalanan. Hal ini disiapkan untuk mengantisipasi waktu berbuka puasa di jalan bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa, maupun makanan kecil untuk anak-anak agar perjalanan lebih nyaman.
“Tujuan kita adalah agar warga bisa kumpul berlebaran di lembur (kampung halaman) dengan bahagia bersama keluarga. Kami tidak hanya memfasilitasi fisik kendaraannya, tapi juga kenyamanan selama perjalanan,” kata Diding.
Mengingat tingginya pergerakan orang—yang diperkirakan mencapai 7.500 pemudik jika digabungkan dengan program BUMN dan Kota/Kabupaten lainnya—Pemprov Jabar menitipkan pesan penting bagi seluruh warga.
“Pesan kami, hati-hati di jalan. Tujuan utama adalah berkumpul bersama keluarga, jadi dahulukan keselamatan daripada kecepatan. Jangan saling cepat-cepatan sampai, yang penting aman sampai tujuan,” tegasnya.
Bagi warga yang mencari rute di luar Jabar, seperti tujuan Pulau Sumatera (Jambi atau Sumsel), dapat memantau program mudik gratis dari BUMN yang direncanakan akan memulai start di Gedung Sate pada 13 Maret mendatang.











