Kronologi Kasus Bayi Diduga Tertukar di RS Islam Cempaka Putih

kronologi bayi tertukar RS ISlam Cempaka Putih
Ilustrasi (Unsplash)

Bagikan

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Simak kronologi kasus dugaan bayi tertukar di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus). Pihak rumah sakit menyatakan bayi tersebut meninggal dunia sehari setelah dilahirkan.

Kasus tersebut berawal dari kecurigaan MR (27), yang mendapati jasad bayinya tidak sesuai dengan data rekam medis. MR mengetahui ketidaksesuaian data tersebut setelah melakukan penggalian kembali makam sang bayi.

Atas kecurigaan itulah, MR beserta keluarga menduga kalau bayi yang dikuburkan bukanlah bayinya, melainkan bayi orang lain.

Berikut Kronologi Bayi Diduga Tertukar di RS Islam Cempaka Putih

Seorang suami berinisial MR menuturkan, istrinya yang hamil tua mengalami kontraksi pada 15 September 2024. MR pun segera membawanya ke klinik di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Namun pihak klinik merujuk istrinya ke rumah sakit Islam Cempaka Putih, Jakpus, setelah diketahui air ketubannya kering.

Di RS Islam Cempaka Putih itulah, istri MR menjalani operasi sesar (seksio sesarea) pada Senin (16/9/2024).

Sang bayi pun lahir. Namun pihak rumah sakit melarang keluarga untuk melihat si bayi yang berjenis kelamin perempuan itu dengan alasan masih dalam perawatan medis.

Kemudian esok harinya, MR mendapat kabar dari pihak RS bahwa bayinya sudah meninggal dunia. MR bahkan belum sempat melihat kondisi tubuh anaknya semasa hidup.

Tiba-tiba MR harus menerima bayinya dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi sudah terbungkus kain kafan.

RS meminta MR untuk secepatnya memakamkan jasad bayi tersebut. MR pun segera memakamkan jasad anaknya di tempat pemakaman umum (TPU) di kawasan Cilincing.

Namun setelah sehari dimakamkan, istri MR meminta agar makam bayi tersebut dibongkar karena penasaran ingin melihat jasad anaknya.

MR pun mengikuti permintaan istrinya, lalu meminta izin kepada pengurus TPU untuk membongkar makam anaknya.

TPU memberikan izin, tetapi meminta jangan menyebarluaskan pembongkaran makam tersebut. Setelah dilakukan pembongkaran, MR dan keluarganya terkejut ketika melihat kondisi fisik jasad bayi yang tidak sesuai dengan data rekam medis.

MR mengatakan, bayi yang dimakamkannya ternyata memiliki tinggi badan antara 70-80 centimeter. Sedangkan yang tertulis pada catatan medis hanya 47 cm.

Kecurigaan bayinya tertukar pun muncul karena selisih ukuran badan yang terpaut jomplang. MR dan keluarga menduga kalau bayi yang dikuburkan tersebut bukan berumur satu hari, melainkan sudah berbulan-bulan.

BACA JUGA: Tes DNA, Ekshumasi Makam Bayi Diduga Tertukar di RS Islam Cempaka Putih Segera Dilakukan

Respon Pihak RS islam Cempaka Putih

Kasus tersebut akhirnya sampailah kepada pihak kepolisian. Terkait kasus ini, jajaran Poldan Metro Jaya akan segera melakukan ekshumasi atau penggalian kembali makam bayi untuk pengambilan sampel tes DNA.

Namun pihak RS Islam Cempaka Putih tak menolak. Pihak RS bersedia melakukan tes DNA untuk mengungkap dugaan kasus bayi tertukar tersebut. Adapun, pihak MR meminta tes DNA dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

Kasus dugaan bayi tertukar ini viral di media sosial. Dalam unggahan video viralnya, MR mengatakan bahwa anaknya lahir di RS Islam Cempaka Putih pada 16 September 2024.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.