Kronologi ASN Ngamuk Aniaya 4 Pegawai SPBU di Tuban, Proses Damai Gagal!

ASN Tuban
Rekaman video CCTV yang memperlihatkan ASN memukul pegawai SPBU di Parengan, Tuban. (Instagram/info.tuban)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Aksi kekerasan yang dilakukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tuban viral di media sosial. Polisi resmi menahan SJ (54), staf Kantor Kecamatan Parengan, setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan terhadap empat pegawai SPBU di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan.

Kasus ini mencuat setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial. Video tersebut memicu sorotan publik dan mempercepat langkah kepolisian dalam menetapkan status hukum pelaku.

“Terlapor telah ditahan atas dugaan perkara penganiayaan,” tegas Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam, Selasa (10/2/2026).

Kronologi: Diduga Tak Sabar Antre BBM

Peristiwa terjadi pada Sabtu malam (7/2/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV, pelaku datang ke SPBU menggunakan mobil untuk mengisi bahan bakar.

Diduga karena tidak sabar mengantre, pelaku turun dari kendaraan dan memicu keributan. Tanpa banyak percakapan, ia langsung menganiaya salah satu pegawai berinisial VPF (23) yang sedang melayani konsumen lain.

“Diduga pelaku tidak sabar dan kemudian melakukan penganiayaan,” jelas AKP Bobby.

Aksi tersebut tidak berhenti pada satu korban.

Empat Pegawai Jadi Korban

Pegawai lain, AN (32) berupaya melerai. Namun upaya itu justru berujung pukulan ke bagian perut dan wajah. Dua pegawai lainnya, PS (48) dan RW (48), yang turut mencoba menghentikan pelaku, juga menjadi sasaran kekerasan hingga terjatuh.

Polisi memastikan seluruh korban mengalami luka, namun kondisi mereka relatif stabil dan masih dapat beraktivitas.

“Data kronologis kami peroleh dari pemeriksaan saksi serta rekaman CCTV di lokasi,” tambah AKP Bobby.

Baca Juga:

Predator Game Online, Remaja 17 Tahun Dibawa Kabur dan Disekap Selama 3 Bulan

Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Meninggal Dunia

Upaya Damai Gagal, Proses Hukum Berlanjut

Camat Parengan, Darmadin Noor, mengakui sempat mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Menurutnya, peristiwa terjadi spontan dan tanpa motif dendam.

“Kita upayakan damai dan harapannya bisa difasilitasi Polsek, karena tidak ada dendam dan kejadiannya spontan,” ujarnya.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kepolisian tetap melanjutkan proses hukum karena unsur pidana dinilai terpenuhi dan kasus telah menjadi perhatian publik.

Darmadin juga membantah isu yang beredar bahwa SJ merupakan sopir pribadi camat.

“Camat tidak punya sopir pribadi. Yang bersangkutan adalah staf kantor kecamatan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi citra aparatur negara di daerah. ASN yang seharusnya menjadi representasi pelayanan publik justru terseret perkara kekerasan di ruang publik.

Penahanan terhadap SJ menegaskan bahwa status sebagai ASN tidak menjadi tameng hukum. Proses penyidikan kini terus berjalan untuk memastikan pertanggungjawaban pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo