KPK Geledah Kantor PT Widya Satria, Kontraktor Proyek Monumen Reog Ponorogo

PT Widya Satria
Monumen Reog Ponorogo. (X/satiresofie)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor PT Widya Satria, kontraktor proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Ponorogo, yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur.

“Benar,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo, serta penerimaan lain atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah KPK menetapkan empat orang tersangka pada 9 November 2025. Penetapan tersangka menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Ponorogo.

Empat tersangka yang ditetapkan KPK adalah:

  1. Sugiri Sancoko (SUG) – Bupati Ponorogo, diduga sebagai penerima suap dan gratifikasi.
  2. Yunus Mahatma (YUM) – Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo, diduga sebagai pemberi suap dan gratifikasi.
  3. Agus Pramono (AGP) – Sekretaris Daerah Ponorogo, diduga menerima suap terkait pengurusan jabatan.
  4. Sucipto (SC) – Rekanan pihak swasta, diduga pemberi suap dalam proyek RSUD Ponorogo.

Tiga Klaster Dugaan Suap dan Gratifikasi

KPK membagi kasus ini ke dalam tiga klaster utama:

1. Klaster Pengurusan Jabatan

Dalam klaster ini, penerima suap adalah Bupati Sugiri Sancoko dan Sekretaris Daerah Agus Pramono, sedangkan pemberi suapnya adalah Yunus Mahatma, Direktur RSUD Ponorogo. Suap ini terkait pengangkatan dan promosi jabatan tertentu di lingkungan Pemkab Ponorogo.

2. Klaster Proyek Pekerjaan RSUD

Klaster kedua terkait proyek pembangunan di RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Penerima suap dalam kasus ini adalah Sugiri Sancoko dan Yunus Mahatma, sedangkan pemberi suap adalah rekanan proyek Sucipto. Dugaan suap ini terjadi dalam rangka pengurusan proyek fisik rumah sakit agar berjalan sesuai kepentingan tertentu.

3. Klaster Gratifikasi

Dalam klaster ini, penerima gratifikasi adalah Bupati Sugiri Sancoko, sedangkan pemberi gratifikasi adalah Yunus Mahatma. KPK menduga penerimaan ini berkaitan dengan sejumlah fasilitas dan keuntungan lain yang diberikan di lingkungan pemerintahan Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga:

Catat, Tak Ada Lembaga Hukum yang Bisa Intervensi Rehabilitasi Ira Puspadewi!

Jaksa Agung Mutasi Direktur Penyidikan Jampidsus yang Tangani Kasus Nadiem dan Bos Sritex

Langkah Penegakan Hukum KPK

Penggeledahan di kantor PT Widya Satria menjadi bagian dari upaya KPK untuk mengumpulkan bukti tambahan dan dokumen terkait ketiga klaster kasus. KPK menekankan proses ini bertujuan memastikan semua aliran suap, gratifikasi, dan transaksi proyek dapat dibuktikan secara hukum.

Penyidikan diharapkan dapat menegaskan keterlibatan seluruh tersangka, baik dari pihak pemerintah maupun pihak swasta, sehingga proses hukum dapat berjalan transparan dan adil.

Kasus ini tidak hanya berdampak pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh keberlanjutan proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City