Komunitas Muslim Indonesia Beli Gedung Polisi di Australia, Bakal Jadi Pusat Dakwah

pusat dakwah Australia
Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV) secara resmi mengumumkan siap membangun pusat dakwah di Australia. (dok. IMCV)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV) resmi mengumumkan keberhasilannya memenangkan lelang gedung eks kantor polisi Laverton di Melbourne, Australia. Bangunan tersebut akan dikembangkan menjadi pusat dakwah dan pemberdayaan umat Islam.

Akuisisi ini merupakan kelanjutan dari proyek wakaf Masjid Baitul Makmur yang telah lebih dulu berdiri. Dengan pembelian gedung tersebut, IMCV kini menguasai dua properti strategis di 43 dan 45 Woods Street, Laverton, dengan total luas area pengembangan mencapai 1.800 meter persegi.

Gedung eks kantor polisi yang berjarak sekitar 150 meter dari masjid itu direncanakan menjadi Dakwah & Empowerment Centre, pusat pendidikan, pembinaan mualaf, hingga aktivitas sosial komunitas Muslim di Melbourne.

Kebutuhan Mendesak Seiring Pertumbuhan Jemaah

Presiden IMCV, Andri Nursafitri, menjelaskan bahwa ekspansi ini bukan semata ambisi pembangunan, melainkan kebutuhan riil umat.

Jumlah jemaah dan aktivitas pembinaan di Masjid Baitul Makmur terus meningkat, sementara kapasitas masjid saat ini sudah tidak memadai.

“Aktivitas dakwah, pendidikan anak, pembinaan mualaf, hingga pelayanan lansia terus berkembang. Dalam kondisi Muslim sebagai minoritas di Australia, ruang yang memadai menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Andri, melansir MetroTV, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, keberadaan pusat dakwah yang representatif akan memperkuat peran komunitas Muslim Indonesia di Melbourne, sekaligus menjadi simbol kontribusi positif Islam di tengah masyarakat multikultural Australia.

Tantangan Pelunasan Dana hingga Maret 2026

Di balik kabar menggembirakan tersebut, IMCV kini menghadapi tantangan besar. Total kebutuhan dana untuk akuisisi gedung eks kantor polisi mencapai Rp28 miliar. Hingga saat ini, dana wakaf yang berhasil dihimpun baru mencapai Rp14 miliar.

IMCV memiliki tenggat waktu pelunasan hingga akhir Maret 2026. Apabila gagal memenuhi kewajiban tersebut, uang muka sebesar Rp2,8 miliar yang telah disetorkan berpotensi hangus.

“Jika pelunasan tidak dapat diselesaikan sesuai tenggat, peluang strategis ini bisa hilang. Padahal lokasi ini sangat prestisius dan bernilai besar bagi pengembangan dakwah Islam di Melbourne,” kata Andri.

Gandeng Cinta Quran Foundation, Ajak Wakaf Internasional

Untuk menjawab tantangan pendanaan, IMCV menggandeng Cinta Quran Foundation sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini bertujuan memfasilitasi partisipasi masyarakat Indonesia dalam menyalurkan sedekah dan wakaf internasional.

Fundraising Director Cinta Quran Foundation, Boby Kurniawan, menyebut kerja sama ini merupakan kelanjutan hubungan yang telah terjalin sejak dua tahun lalu.

“Kami menjadi penghubung bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengambil bagian dalam amal jariyah global. Proyek ini bukan sekadar bangunan, tapi investasi peradaban,” ujar Boby.

Cinta Quran Foundation sebelumnya dikenal aktif mendukung proyek wakaf internasional di berbagai negara, termasuk Jepang dan Kanada.

Baca Juga:

Kecelakaan di Amerika Serikat, Suami Wamen Stella Christie Jalani Dua Operasi Besar

Keluarga Temukan Pergerakan Co-Pilot ATR di Smartwatch, Farhan Gunawan Selamat?

Didukung Ulama dan Figur Publik Indonesia

Gerakan wakaf ini turut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh nasional. KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang telah meninjau langsung lokasi menyebut proyek ini sebagai peluang amal yang langka.

“Bayangkan, kantor polisi dibeli komunitas Indonesia lalu dijadikan pusat dakwah. Ini sejarah baru. IMCV sedang menawarkan ladang amal yang sangat besar,” ungkap Aa Gym.

Dukungan juga datang dari Paula Verhoeven, yang mengaku terharu bisa terlibat dalam proyek kebaikan lintas negara ini.

“Saya sudah lama ingin ikut membangun masjid. Alhamdulillah bisa membantu saudara Muslim di Melbourne agar punya tempat ibadah yang layak,” ujar Paula.

IMCV menegaskan, seluruh pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel. Proyek ini diharapkan menjadi model kontribusi Indonesia dalam pengembangan wakaf global serta penguatan citra Islam rahmatan lil alamin di dunia internasional.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian