Kisah Sukses Zai Muslim Wear, Mitra JNE dari Purwakarta yang Tembus Pasar Internasional

-

Tidak ada video disisipkan.

PURWAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Sebagai salah satu kabupaten di Jawa Barat yang dikenal dengan perkembangan ekonomi kreatifnya, Purwakarta terus tumbuh menjadi rumah bagi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dengan kultur masyarakat yang dinamis, kekayaan tradisi, serta letaknya yang strategis di jalur penghubung Jakarta–Bandung, Purwakarta menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong pertumbuhan wirausaha baru. UMKM memegang peran penting dalam perekonomian nasional, sektor ini menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap sebagian besar tenaga kerja di Indonesia.

Di Purwakarta sendiri, geliat UMKM menjadi motor penggerak ekonomi daerah, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga fesyen. Salah satu contoh suksesnya adalah Zai Muslim Wear, merek busana muslim lokal yang kini menembus pasar internasional.

Dari produksi rumahan ke pasar global, itulah yang menggambarkan kisah perjalanan Zai Muslim Wear. Memulai bisnisnya pada tahun 2019, Rendi Yuliansyah, Owner Zai Muslim Wear membagikan perjalanan bisnisnya yang dimulai dari produksi kecil-kecilan hingga mampu ekspor ke berbagai negara di program podcast “Cerita Bersama Brand Lokal” yang digagas oleh JNE.

Baca Juga:

Kirim Paket dari Bandung Makin Hemat, JNE Beri Diskon Spesial November

JNE ‘Bergerak Bersama’ di HUT ke-35 Siapkan 2 Mobil dan Promo HARBOKIR

Didirikan dari kebutuhan menghadirkan busana muslim modern dan nyaman, Zai Muslim Wear tumbuh perlahan namun pasti. Pada awal perjalanannya, Rendi hanya memproduksi beberapa potong pakaian dengan dukungan sumber daya yang terbatas. Namun permintaan konsumen yang terus meningkat mendorong mereka untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.

“Pada saat merintis, kami hanya membuat beberapa potong pakaian. Seiring permintaan bertambah, kami mulai berbenah dari sisi bahan, desain, sampai pengemasan,” ujar Rendi.

Lebih lanjut Rendi mengungkapkan bahwa peluang ekspor mulai terbuka ketika tren modest fashion di pasar global mengalami peningkatan signifikan. Setelah memahami standar kualitas internasional dan melakukan penyesuaian produk, Zai Muslim Wear mulai mencoba memasuki pasar luar negeri.

“Setelah memahami standar internasional, kami memberanikan diri mencoba ekspor. Alhamdulillah, penerimaan pasar cukup baik,” tuturnya.

Terus berinovasi, keberhasilan Zai Muslim Wear tidak lepas dari pemanfaatan platform digital yang memperluas jangkauan pemasaran, serta dukungan logistik yang membantu memastikan produk tiba tepat waktu dan aman di tangan konsumen internasional.

Zai muslim Wear bergerak mengikuti tren fesyen Muslim masa kini, menjaga kualitas bahan hingga menggunakan bahan yang sudah bersertifikasi halal, dan menghasilkan desain yang elegan serta modis, sehingga menjadi favorit banyak orang.

Rendi mengaku eksistensi Zai Muslim seperti saat ini bukan hal yang mudah, bersama istrinya yang melatarbelakangi nama brand Zai ini. Kerja keras yang dibangun dengan banyak tantangan, namun dengan keyakinan dan juga kerja keras, kini Rendi memiliki 25 karyawan yang turut membangun Zai Muslim dan telah membuka butik representatif di Jl. Kamboja, Purwakarta di tahun 2021.

Salah satu faktor kunci kesuksesan Zai Muslim Wear adalah kemitraan dengan JNE Purwakarta. Sejak bekerja sama dengan JNE, Rendi menyatakan bahwa layanan pengiriman menjadi lebih andal, tepat waktu, dan responsif ketika ada masalah.

“Konsumen pun merasa senang karena pengalaman pengiriman positif. Saya bersyukur karena dalam menjalankan usaha tidak hanya mengandalkan kreativitas dan kualitas produk, tetapi juga logistik yang andal agar kepuasan pelanggan tetap terjaga,” katanya.

Kepala Cabang JNE Purwakarta, Iwan Ridwan, mengatakan program “Cerita Bersama Brand Lokal” dibuat untuk memberi ruang bagi UMKM membagikan pengalaman dan inspirasi kepada pelaku usaha lain. Ia menilai kisah Zai Muslim Wear menjadi bukti bahwa pelaku usaha daerah memiliki potensi besar untuk bersaing secara global.

“UMKM seperti Zai Muslim Wear menunjukkan bahwa produk lokal bisa memiliki daya saing tinggi. JNE berkomitmen mendukung pelaku usaha melalui layanan logistik, edukasi, dan ruang publikasi agar mereka dapat naik kelas,” ujar Iwan.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan UMKM menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi daerah.

“Kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang berani memanfaatkan peluang ekspor. JNE siap mendampingi melalui berbagai program dan layanan yang kami miliki,” tutur Iwan.

Kisah Zai Muslim Wear diharapkan dapat memberi motivasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi dan memperkuat kualitas produk agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri