Kisah Pilu Warga Aceh 4 Hari Jalan Kaki Lintasi Jalur Longsor

bendera gam
(Intagram/infobandaaceh)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kisah perjuangan warga muncul dari wilayah terdampak longsor dan banjir bandang di Aceh. Seorang warga Aceh Tenggara, Sukur Selamat, harus menempuh perjalanan ekstrem selama empat hari untuk mencari jalan pulang setelah akses utama terputus akibat bencana.

Sukur memulai perjalanan dari Banda Aceh menuju Aceh Tenggara pada malam Jumat di tengah hujan deras yang mengguyur tanpa jeda. Saat memasuki Desa Ise-ise, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, sekitar pukul 06.00 pagi, ia mendapati seluruh jalur tertutup material longsor.

“Puluhan mobil terjebak di lokasi tersebut. Mau putar balik tidak bisa, maju juga tidak memungkinkan,” kata Sukur saat menceritakan kembali situasi yang dialaminya, Jumat (5/12/2025).

Menunggu Evakuasi yang Tak Kunjung Datang

Sukur dan puluhan pengendara lain sempat bertahan dan bermalam di kawasan tersebut, berharap tim evakuasi tiba. Namun tidak ada tanda-tanda bantuan.

“Sempat bermalam di Ise-ise, namun tak ada tanda-tanda tim evakuasi datang,” ungkapnya, melansir Berita Satu.

Situasi itu membuat sekitar 40 orang memutuskan meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki menuju daerah masing-masing.

Melintasi 130 Kilometer Jalur Pegunungan

Perjalanan menuju Aceh Tenggara harus melewati jalur pegunungan sepanjang ±130 kilometer, yang berubah menjadi medan berat setelah bencana. Sukur menyebut mereka menghadapi puluhan titik longsor dan banjir bandang.

“Lebih kurang 70 titik longsor dan banjir bandang kami temukan. Semua menutup badan jalan dan membuat perjalanan semakin sulit,” ujarnya.

Malam hari dilalui nyaris tanpa penerangan. Hanya cahaya korek api dan senter kecil yang membantu. Mereka juga melintasi kawasan hutan yang berisiko dihuni hewan buas.

“Kami tak memikirkan soal hewan buas. Yang kami inginkan hanya bisa sampai di rumah,” kata Sukur.

Baca Juga:

Banjir Seatap Rendam Lapas Aceh Tamiang, Ratusan Warga Binaan Terpaksa Dilepas

JNE Gratiskan Ongkir Bantuan ke Aceh, Sumbar, Sumut, dan Sekitarnya Hingga 10 Desember 2025

Khawatirkan Warga Gayo Lues yang Masih Terisolasi

Setelah empat hari perjalanan, Sukur akhirnya tiba di Aceh Tenggara. Namun rasa lega itu bercampur kekhawatiran terhadap warga lain yang masih terjebak di wilayah terisolasi, terutama di Gayo Lues.

Beberapa desa, kata Sukur, mulai kehabisan bahan makanan akibat akses logistik terputus total.

“Kami khawatir sudah tidak ada lagi makanan yang bisa dikonsumsi,” ujarnya dengan nada prihatin.

Kisah Sukur menggambarkan betapa beratnya dampak longsor dan banjir bandang di Aceh Tengah dan daerah sekitarnya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana, jalur evakuasi cepat, serta penguatan infrastruktur di wilayah rawan longsor.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian