BANDUNG,TM.ID: Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) pada hari kedua beroperasi secara komersial, sudah mengangkut sebanyak 4.000 penumpang.
Menurut Corporate Secretary PT KCICm, Eva Chairunisa mengatakan kehadiran Whoosh mendapatkan respon baik dari masyarakat, Tampak jelas dari keterisian tempat duduk di hari kerja dengan okupansi rata-rata mencapai sekitar 50 hingga 60 persen, dari total ketersediaan tempat duduk di setiap rangkaian.
“Ribuan penumpang ini melakukan perjalanan baik dari Stasiun Halim, Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar,” ungkap Eva dikutip dalam keterangannya, Kamis (19/10/2023).
Untuk pemesanan tiket Whoosh yang terjual sampai dengan tanggal 23 Oktober 2023 sudah tercatat sekitar 15.000 tiket.
“Jumlah tersebut sangat dinamis dan akan terus meningkat karena pemesanan tiket terus berlangsung,” ungkap Eva.
BACA JUGA: Promo Tiket Kereta Cepat Whoosh Rp300 Ribu, Balik Modalnya Kapan?
Teruntuk masyarakat yang mau menggunakan kereta cepat Whoosh, tiket kereta bisa dibeli dalam aplikasi mobile Whoosh Kereta Cepat, termasuk aplikasi penjualan tiket lainnya seperti Access by KAI dan Livin Mandiri.
Selain melalui aplikasi, bagi mereka yang ingin mendapatkan tiket bisa juga didapat melalui tiket vending machine dan juga loket yang ada di setiap stasiun.
“Metode pembayaran bisa menggunakan transfer melalui virtual account dari bank yang telah bekerjasama diantaranya Mandiri, BNI dan BRI,” jelasny lagi.
Dalam masa promo tiket yang dijual adalah tiket untuk kelas premium economy. Harganya Rp 150.000 untuk satu perjalanan termasuk gratis perjalanan KA Feeder tujuan Stasiun Cimahi dan Stasiun Bandung.
“Masyarakat dapat memanfaatkan periode promo kereta cepat Whoosh ini dengan melakukan pemesanan melalui seluruh channel penjualan resmi,” kata dia.