“Kentang Jembut” Resmi Masuk KBBI, Netizen Heboh!

Kentang Jembut (Dok animhosan.blogspot)
Kentang Jembut (Dok animhosan.blogspot)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nama umbi lokal “kentang jembut” resmi tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), memicu perbincangan hangat di kalangan warganet.

Dalam KBBI, kentang jembut didefinisikan sebagai jenis kentang yang berserabut dan berukuran lebih kecil, dengan nama ilmiah Coleus rotundifolius.

Namun dalam istilah lain, kentang jenis ini disebut juga “kentang hitam“, mengutip Wikipedia.

KBBI menjelaskan bahwa umbi ini mengandung karbohidrat, protein, vitamin C, mineral, dan serat, serta dianjurkan sebagai pangan fungsional yang dapat membantu mencegah anemia dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Namun, pencantuman nama “jembut” – yang dalam KBBI juga berarti rambut kemaluan – menuai berbagai reaksi. Terlebih, dalam bahasa Jawa, kata jembut mengandung arti bulu jagung atau rambut kemaluan.

Banyak warganet yang menyoroti pilihan diksi yang dianggap tidak lazim untuk sebuah nama bahan pangan.

Mengutip postingan Instagram @cretivox, yang mengulas masuknya kata kentang jembut ke KBBI tersebut pada Kamis (18/9/2025), ragam komentar pun muncul dari warganet.

BACA JUGA

Memahami Bahasa Tubuh: Mengungkap Pikiran Lewat Gerakan Mata

Bahasa Batak Palum Resmi Jadi Lawan Kata Haus

Ragam komentar pun muncul dari warganet, seperti @novitaasw_ berkomentar, “Kenapa gak kentang serabut aja, kenapa kudu kentang jembut😭”.

Sementara @nanung_wibisono menulis secara satire, “Hari ini menu makan bergizinya pake perkedel kentang apa anak2??”.

Kendati memicu heboh, pencantuman istilah tersebut merupakan upaya legitimasi secara linguistik terhadap nama lokal yang telah digunakan masyarakat untuk jenis umbi-umbian tersebut.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun