Kenapa Bau Urine Menyengat Setelah Makan Jengkol dan Petai?

Bau jengkol dan petai
Jengkol dan petai. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Meskipun terkenal dapat membuat napas dan urine memiliki bau tak sedap, jengkol dan petai tetap menjadi favorit banyak orang. Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan kedua makanan ini menghasilkan aroma menyengat?

Di bawah ini kita akan membahas perihal penyebab serta cara mengurangi bau pada jengkol. Oleh karena itu, simak artikel ini sampai akhir untuk mendapatkan informasi yang lengkap.

Penyebab Bau Setelah Makan Jengkol dan Petai

Melansir dari Hallosehat, jengkol mengandung senyawa sulfur bernama asam jengkolat (djengkolic acid), yang bertanggung jawab atas aroma tajamnya dan bau menyengat pada urine.

Struktur kimia asam jengkolat yang terdiri atas dua asam amino sistein dengan gugus metil pada atom belerangnya menjadi faktor utama bau tersebut.

Di sisi lain, petai mengandung berbagai senyawa penyebab bau, seperti hexathionine, tetrathiane, trithiolane, pentathiopane, pentathiocane, dan tetrathiepane.

Selain itu, kandungan asam amino dalam petai juga menghasilkan gas metana, yang berkontribusi pada bau tubuh dan kentut setelah mengonsumsinya.

Menariknya, jengkol dan petai dalam kondisi mentah sebenarnya tidak mengeluarkan bau menyengat. Aroma tidak sedap muncul setelah keduanya dikonsumsi dan dicerna tubuh.

Meskipun menghasilkan aroma tidak sedap, senyawa dalam jengkol dan petai sebenarnya tidak berbahaya. Namun, konsumsi jengkol berlebihan dapat memicu kejengkolan, yaitu kondisi di mana kristal terbentuk pada urine, menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil.

Tips Mengurangi Bau pada Jengkol dan Petai

Untuk mengurangi aroma menyengat saat mengolah dan menyantap jengkol serta petai, beberapa cara berikut bisa dicoba:

1. Rendam dalam Air Cucian Beras

Merendam atau merebus jengkol dan petai dengan air cucian beras efektif mengurangi aroma menyengat. Sebelum merendam, pastikan kulit jengkol sudah dibersihkan untuk menghindari rasa pahit. Petai juga bisa direbus bersama kulitnya hingga empuk.

2. Rebus dengan Daun Jambu Biji

Gunakan daun jambu biji saat merebus jengkol dan petai. Rebus selama 30 menit atau lebih lama, hingga dua jam, untuk hasil yang lebih empuk dan mengurangi bau.

3. Ganti Air Rebusan Secara Berkala

Saat merebus jengkol dan petai, ganti air rebusan setidaknya tiga kali untuk menghilangkan bau yang menempel.

4. Bakar Petai dengan Kulitnya

Membakar petai bersama kulitnya dapat mengurangi aroma menyengat. Petai bakar juga menghasilkan rasa yang unik saat diolah bersama masakan.

BACA JUGA: Nikmatnya, Coba 3 Resep Olahan Jengkol Khas Sumatera Barat

Dengan tips cara mengurangi bau pada petai dan jengkol, sekarang Anda dapat menikmatinya tanpa perlu khawatir. Namun, perlu Anda ingat juga untuk mengonsumsi jengkol dan petai sewajarnya.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar