Kecelakaan Maut Tol Cisumdawu, Sopir Ditetapkan Tersangka!

KECELAKAAN beruntun tol cisumdawu-1
(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polisi menetapkan Imat Hendrawan (42), sopir dari travel maut yang mengalami kecelakaan di Tol Cisumdawu, menjadi tersangka. Imat pun saat ini sudah ditahan di Mapolres Sumedang.

Melalui Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya, berdasarkan hasil pemeriksaan dari sopir travel Bhinneka Sangkuriang Shuttle maupun saksi-saksi dalam perkara tersebut polisi telah menyimpulkan bahwa sopir saat mengendarai Hiace dalam keadaan mengantuk.

Selain itu, terungkap juga bahwa sopir sebelum berkendara telah meminum obat diabetes yang di mana menjadi salah satu faktor sopir mengantuk.

“Terkait kecelakaan Hiace dan truk Hino dapat kita simpulkan dua poin. Yang pertama adalah pengakuan daripada sopir bahwasannya dia dalam kondisi sakit minum obat diabet dan pada saat mengendarai kendaraan pengemudi tersebut dalam keadaan mengantuk,” ujar Awang, Jumat (2/5/2025).

Awang menyampaikan, penguatan lainnya dalam pembuktian bahwa sang sopir lalai berkendara pun pula dikuatkan oleh keterangan saksi dari penumpang travel yang menuturkan sopir sempat terlenyap tidur saat berkendara.

“Itu dikuatkan sebelumnya kondisi mengantuk tersebut oleh penumpang yang berada di depannya bahwasannya melihat bahwa sopir mengantuk seolah-olah terlenyap yah,” katanya.

Dengan beragam proses dari penyelidikan itu, polisi pun menaikan perkara tersebut menjadi penyidikan dan menetapkan sopir sebagai tersangka.

“Untuk status dari sopir travel sekarang sudah ditetapkan menjadi tersangka,” katanya.

Sementara itu, akibat kelalaiannya, sopir dikenakan pasal 310 ayat 4 junco pasal 310 ayat 2 undang-undang lalu lintas UURI no 22 tahun 2009 dengan ancaman penjara 6 tahun.

Baca Juga:

Kecelakaan Maut di KM 189 Tol Cisumdawu, 3 Orang Tewas

Gempar! Mayat Wanita Ditemukan di Gorong-gorong Tol Cisumdawu

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Tol Cisumdawu Kilometer 189 arah Bandung menuju Cirebon, atau lebih tepatnya masuk wilayah Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (29/4) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan yakni travel Bhinneka Sangkuriang Shuttle bernomor polisikan D-7838-AV serta truk fuso.

Awalnya mobil travel menabrak bagian belakang kanan dari truk Fuso. Akibat kecelakaan ini tiga orang penumpang travel meninggal dunia ditempat lokasi kejadian.

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun