Kebun Binatang Wajib Berkontribusi, Pemkot Bandung Minta Manfaat Jelas untuk PAD

Pemkot Bandung Tegas Kebun Binatang Harus Beri Manfaat Nyata bagi PAD
Pintu masuk Bandung Zoo. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan tidak akan membiarkan aset daerah berupa Kebun Binatang Bandung (Bonbin) dikelola tanpa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Sub Bidang Pengamanan Barang Milik Daerah dan Pencatatan Barang Persediaan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung, Herman Rustaman, mengatakan persoalan pengelolaan Bonbin sudah berlangsung lama dan tidak muncul tiba-tiba.

“Sejak 2021, Pemkot Bandung telah menempuh jalur administratif dan persuasif, termasuk proses sertifikasi aset. Namun, muncul gugatan perdata dari pihak pengelola,” kata Herman, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, pada 2022 BKAD bahkan sudah tiga kali melayangkan surat peringatan terkait tunggakan sewa kepada Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) selaku pengelola. Namun, tidak ada itikad baik untuk membayar kewajiban tersebut.

Baca Juga:

Kasus Korupsi Bandung Zoo: Bisma dan Sri Dituntut 15 Tahun Penjara: Kuasa Hukum: Ini di Luar Nalar!

Dedi Mulyadi Tak Mau Ikut Campur Persoalan Bandung Zoo, Kenapa?

“Alih-alih membayar, justru Wali Kota dan Kepala BKAD dilaporkan ke Bareskrim. Meski begitu, laporan itu dihentikan karena tuduhan pidana tidak terbukti,” ucapnya.

Pemkot Bandung kemudian menggugat secara perdata dan memenangkan perkara hingga tingkat kasasi pada 2023. Meski keputusan sudah inkrah, tunggakan tetap belum dilunasi. Bahkan Satpol PP sempat mengeluarkan surat peringatan pengosongan.

“Demi mencegah kehilangan aset dan potensi kerugian PAD, atas rekomendasi Korsupgah KPK dan menindaklanjuti temuan BPK, kasus ini akhirnya dilaporkan ke Kejati Jabar. Saat ini perkara tipikor tengah disidangkan di PN Bandung dengan agenda tuntutan,” ungkapnya.

Herman juga menambahkan, Pemkot Bandung tetap menghargai nilai historis Bonbin yang sudah berdiri sejak masa kolonial sebagai wadah pecinta satwa. Namun, pengelolaan yang tidak transparan dan tidak memberi kontribusi keuangan tidak bisa lagi ditoleransi.

“Tidak mungkin Bonbin dikelola dua kubu yayasan yang berseteru, tanpa membayar sewa tanah, tapi tetap mengambil keuntungan. Kalau memang tidak bisa dikelola yayasan, kami sudah bersurat ke Kementerian Kehutanan agar menunjuk tim pengelola sementara, karena aspek konservasi memang ranah Kemenhut,” ujarnya.

Herman juga memastikan tidak pernah ada kerja sama sewa-menyewa dengan pihak Taman Safari sejak 1970 hingga kini. Pengelolaan Bonbin tetap berada di bawah YMT, hanya saja pengurusnya kerap berganti.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial