Ke Mana Larinya Dana Abadi Pesantren? Ini Faktanya

Beasiswa santri Kemenag
Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). (Gambar: Kemenag RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan tentang aliran Dana Abadi Pesantren 2023.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Agam Bayu Suryanto mengatakan bahwa skema penyaluran Dana Abadi Pesantren 2023 pada dasarnya untuk meningkatkan kualitas SDM Pesantren.

Pemerintah RI telah menyiapkan dana Rp250 miliar untuk peningkatan kualitas SDM Pesantren pada tahun anggaran 2023 ini.

Alokasi Dana Abadi

Dana Abadi Pesantren 2023 ini, tegas Agam, sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan program beasiswa bagi kalangan pesantren.

Kebutuhan ini terbagi menjadi program beasiswa gelar (degree) atau non gelar (non degree); jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun luar negeri.

Teknisnya, jelas Agam, LPDP Kemenkeu menerima usulan program melalui Project Management Officer Kemenag. Kemudian LPDP melakukan review dari program yang direkomendasikan.

“Dengan melihat Term of Reference dan Anggaran biaya untuk program,” terang Agam Bayu Suryanto dalam siaran tertulis Kemenag RI.

Menurutnya, tanggung jawab pengelolaan manajemen Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB tetap berada di bawah naungan Kemenag RI.

Oleh karena itu, Pemerintah membentuk Project Management Officer (PMO). PMO ini bertugas mengelola secara lengkap dan terpadu mulai dari perencanaan, rekrutmen, seleksi, pelaksanaan, pencairan beasiswa, hingga pendampingan.

LPDP sendiri menerima pengajuan beasiswa dari PMO, kemudian melakukan telaah atau review terhadap dokumen tersebut.

“Oleh karena itu, data para penerima beasiswa harus benar-benar valid, sesuai petunjuk teknis, dan jelas,” tegas Agam.

Pendaftaran Beasiswa Santri

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Waryono mengatakan, mekanisme pendaftaran online Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) masih tetap sama dengan sebelumnya.

Pesantren harus melakukan registrasi dan memilih nama santri yang telah terdata pada Education Management Information System (EMIS).

Pilihan program studi serta komponen beasiswa yang tersedia lebih beragam dan berbeda dengan sebelumnya.

Jika tidak ada kendala, kata Waryono, pendaftaran PBSB secara online akan dibuka pada tanggal 3 hingga 13 Juli 2023.

Oleh karena itu, para santri calon pendaftar harus mempersiapkan diri dan mengikuti perkembangan informasi beasiswa ini melalui berbagai kanal media Kemenag RI.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026