Karyawan BP-AKR Terancam PHK Akibat Stok BBM Kosong

PHK BP
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — BP – AKR mengungkap kemungkinan terjadinya PHK kepada karyawannya apabila perusahaan tidak mendapat solusi terkait masalah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kelangkaan BBM ini telah terjadi sejak akhir Agustus 2025.

Hal ini diungkap oleh Presiden Direktur BP – AKR Vanda Laura mengungkapkan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR.

Vanda mengungkap perusahaan telah melakukan penyesuaian jam operasional, karena SPBU tidak bisa melayani konsumen akibat dari kosongnya stok BBM. Perusahaan juga telah menekan biaya lainnya untuk mengefisiensikan biaya operasional.

BP – AKR menyatakan tak menutup kemungkinan akan melakukan PHK, jika tak mendapatkan solusi terkait tambahan pasokan BBM untuk kebutuhan akhir tahun ini.

“Bukan hanya jam operasional, tapi juga biaya-biaya lainnya yang coba kami tekan sebelum kami terpaksa untuk merumahkan karyawan-karyawan kami, dan ini memang tidak lama lagi kalau ini tidak ada solusinya dalam waktu dekat,” kata Vanda dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR, dikutip Kamis (2/10/2025).

Vanda menjelaskan, saat ini BP – AKR mempekerjakan sekitar 650 orang yang tersebar di 70 SPBU di seluruh indonesia dan menegaskan belum merumahkan karyawan.

Ia menyampaikan, PHK tersebut dapat dihindari apabila pasokan BBM dapat kembali normal sebelum stok yang diperkirakan akan habis pada akhir bulan Oktober 2025.

“Kami mohon mudah-mudahan hari ini bisa melihat titik cerah. Saat ini kami belum merumahkan karyawan kami. Namun, itu dapat menjadi satu risiko,” kata Vanda.

Baca Juga:

Etanol Jadi Alasan Vivo dan BP Batalkan Pembelian BBM Pertamina

Vivo Setuju Beli BBM dari Pertamina yang Lain Proses Negosiasi

Kekosongan stok BBM ini juga berdampak pada Shell Indonesia. President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian menyatakan stok BBM diperkirakan segera habis dalam waktu dekat.

“Dari 197 (SPBU) hanya tinggal lima yang menjual bensin, Pak. Itu sudah sama sekali habis, jadi SPBU kami saat ini hanya menjual diesel saja, dan perkiraan kami, besok sudah akan habis total,” ujar Ingrid.

Saat ini jumlah karyawan Shell mencapai 5.300 orang yang tersebar di seluruh SPBU di seluruh wilayah Indonesia. Imbas kekosongan stok BBM tersebut, Shell telah melakukan penyesuaian jam operasional dan waktu kerja karyawan. Meski demikian, Inggrid memastikan Shell belum melakukan PHK terhadap karyawannya.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun