Jorge Martin Jadikan MotoGP Jepang Sebagai Ujian Nyata Adaptasi Bersama Aprilia

Jorge Martin
Jorge Martin (X/@Ruben_DXT)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi akhir pekan ini akan menjadi salah satu momen penting bagi Jorge Martin dalam fase adaptasinya bersama Aprilia Racing.

Setelah berganti tim dan motor, juara dunia bertahan itu mengakui bahwa musim 2025 lebih banyak dijalani sebagai masa transisi ketimbang perebutan gelar.

Martin datang ke Jepang dengan semangat baru setelah menjalani tes RS-GP edisi terbaru di Misano. Uji coba tersebut membuka ruang optimisme karena ia mulai menemukan kenyamanan dengan motor barunya.

“Tes di Misano sangat positif. Kami melakukan banyak penyesuaian, terutama soal ergonomi, dan itu membuat saya lebih percaya diri. Sampai sekarang memang terasa seperti pra-musim, tapi mulai seri ini saya ingin fokus penuh pada kecepatan dan performa,” kata Martin, melansir MotoGP.com, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga:

Jorge Martin Resmi Bertahan di Aprilia untuk MotoGP 2026

Meski di seri sebelumnya di Misano ia belum bisa menembus podium, Martin menilai progresnya mulai terasa. Menurutnya, balapan itu menunjukkan bahwa ia sudah berada lebih dekat dengan level kompetitif yang diinginkan.

“Kami masih jauh dari kata sempurna, tapi saya bisa merasakan arah yang benar. Bagi kami, setiap lap sangat berharga untuk memahami potensi motor ini,” ujarnya.

Kondisi Martin musim ini memang berbeda dari tahun lalu. Jika pada 2024 ia tampil dominan dan meraih gelar juara dunia, kini peluang mempertahankan mahkota sudah hampir pasti tertutup dengan Marc Marquez yang unggul jauh di klasemen.

Hal ini membuat Martin mengubah strategi, bukan lagi fokus mengejar poin, melainkan menjadikan sisa seri sebagai laboratorium berjalan untuk 2026.

Motegi akan memberi gambaran yang lebih jelas soal hubungan Martin dengan Aprilia. Sirkuit dengan karakter stop-and-go itu akan menguji akselerasi dan stabilitas RS-GP, aspek yang sebelumnya menjadi titik lemah.

Jika mampu tampil konsisten di Jepang, itu bisa menjadi sinyal bahwa Martin dan Aprilia mulai menemukan chemistry mereka.

“Obsesi kami saat ini bukan sekadar podium, tapi memastikan setiap balapan membawa kemajuan. Dengan begitu, kami bisa memulai musim depan dari titik yang lebih kuat,” tegas Martin.

MotoGP Jepang pun diprediksi menjadi panggung penting, bukan hanya bagi Martin, tetapi juga Aprilia yang ingin membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan Ducati dan Honda di rumahnya sendiri.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial