Jenis Gangguan Haid yang Perlu Diwaspadai

Jenis gangguan haid
Nyeri haid. (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Setiap peremuan akan mengalami siklus haid atau menstruasi yang berbeda. Haid juga memiliki beberapa jenis gangguan yang perlu diwaspadai.

Siklus setiap perempuan berbeda-beda, ada yang selalu tepat waktu, ada juga yang mengalami siklus haid yang tidak teratur. Gangguan ini dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti menstruasi terlambat atau terlalu cepat, perdarahan berlebihan atau terlalu sedikit, hingga durasi haid yang berlangsung terlalu lama atau terlalu singkat.

Melansir dari halodoc, rata-rata, siklus haid berlangsung 21–35 hari dengan durasi perdarahan 2–8 hari. Ketidakteraturan biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Lalu, apa saja jenis gangguan haid yang perlu diwaspadai?

Jenis Gangguan Haid yang Perlu Diwaspadai

1. Dismenorea

Dismenorea ditandai dengan nyeri hebat selama menstruasi, terutama pada hari pertama dan kedua. Gejala yang muncul meliputi kram di perut bawah yang menjalar ke punggung dan paha, sakit kepala, mual, hingga muntah.

2. Menorrhagia

Menorrhagia terjadi ketika perdarahan haid terlalu banyak hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga menyebabkan menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari dan meningkatkan risiko anemia dengan gejala seperti lemas dan pucat.

3. Amenorea

Amenorea adalah kondisi di mana wanita tidak mengalami menstruasi. Terdapat dua jenis amenorea:

  • Primer: Wanita belum pernah haid hingga usia 16 tahun.
  • Sekunder: Wanita berhenti haid selama 3 bulan atau lebih meski sebelumnya sudah menstruasi.

4. Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD)

PMDD merupakan bentuk parah dari premenstrual syndrome (PMS). Selain nyeri dan kram, gejala PMDD meliputi sakit kepala, lemas, kecemasan, mudah marah, hingga perubahan suasana hati drastis.

Penyebab Nyeri Haid

1. Perubahan Hormon

Ketidakseimbangan hormon, terutama saat pubertas atau di tahun-tahun awal menstruasi, sering memengaruhi siklus haid.

2. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

PCOS terjadi ketika sel telur tidak matang dan menyerupai kista. Kondisi ini dapat menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur dan kesulitan untuk hamil.

3. Kanker Indung Telur

Kanker ovarium dapat memengaruhi jumlah dan durasi perdarahan haid. Namun, diagnosis kanker membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

4. Kista Ovarium

Kista yang terbentuk akibat hormon siklus haid dapat menyebabkan nyeri berlebih saat menstruasi atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali.

5. Penggunaan Kontrasepsi

Kontrasepsi hormonal, seperti pil, suntikan, atau implan, dapat mengubah siklus haid. Sementara itu, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) dapat meningkatkan perdarahan atau nyeri saat haid.

6. Obesitas

Lemak berlebih meningkatkan produksi estrogen, yang dapat mengganggu ovulasi dan membuat siklus haid tidak teratur.

7. Gangguan Hormon Tiroid

Tiroid yang tidak berfungsi normal, baik hiper maupun hipotiroid, dapat memengaruhi durasi dan volume perdarahan menstruasi.

8. Stres

Stres berat memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat menekan fungsi indung telur, sehingga menyebabkan haid tidak lancar atau bahkan tidak terjadi sama sekali.

9. Premenopause

Tahap menuju menopause ini menyebabkan siklus haid semakin jarang hingga berhenti sepenuhnya. Premenopause biasanya dimulai pada usia 40-an.

BACA JUGA: Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid: Panduan Lengkap untuk Muslimah

Itulah sejumlah jenis gangguan dan penyebab haid yang menimbulkan rasa nyeri di perut. Jika anda mengalami masalah menstruasi yang berkelanjutan atau gejala yang mengganggu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City