Javier Mendez: Kamaru Usman Lawan Paling Mematikan untuk Islam Makhachev

Kamaru Usman
Kamaru Usman (Foto: MMA).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Islam Makhachev boleh saja baru menaklukkan kelas welter, tetapi bayangan ancaman justru semakin besar di belakangnya. Dan ancaman itu bernama Kamaru Usman, mantan juara dunia yang dinilai memiliki kombinasi kemampuan dan pengalaman paling mengerikan bagi gaya bertarung Makhachev.

Peringatan itu datang langsung dari sang pelatih, Javier Mendez. Sosok yang melihat perkembangan Makhachev dari hari ke hari itu mengungkapkan bahwa Usman adalah lawan yang tidak bisa dianggap remeh, bahkan bisa menjadi ujian terberat dalam seluruh karier Makhachev di UFC.

Mendez menegaskan bahwa ia belum mengetahui kapan dan siapa lawan berikutnya untuk sang juara baru. Tetapi ketika nama Usman muncul dalam pembahasan, ia dengan cepat mengakui bahwa petarung berjuluk The Nigerian Nightmare memiliki profil yang sangat berbahaya.

“Kalau benar melawan Usman, dia adalah pegulat dan jagoan dengan striking yang bagus. Dia sangat berpengalaman.Dia berpotensi jadi lawan paling berbahaya dari semuanya,” ujar Mendez, dikutp dari MMA Junkies, Sabtu (29/11/2025)

Usman adalah mantan juara welter yang pernah menguasai divisi tersebut selama bertahun-tahun. Ia mempertahankan sabuk lima kali berturut-turut, memaksa banyak petarung papan atas terlihat tak berdaya. Salah satu statistik paling mencengangkan milik Usman adalah pertahanan bantingan mencapai 97,3 persen, nyaris tak mungkin dijatuhkan.

Baca Juga:

Islam Makhachev Jadi Raja Dua Divisi UFC, Lampaui Khabib

Kamaru Usman Ungkap Alasan Bersedia Duel Lawan Islam Makhachev

Islam Makhachev bergantung pada grappling, kontrol bawah, serta permainan bantingan untuk mendominasi lawan. Buktinya terlihat saat menghancurkan Jack Della Maddalena, di mana empat usaha bantingannya sukses 100 persen.

Namun kekuatan utama itu bisa terhenti total ketika bertemu Usman, petarung yang dibangun dari fondasi wrestling dan ketangguhan fisik luar biasa.

Gaya Usman yang sulit dibanting, kuat di clinch, kombinatif di striking, dan berpengalaman dalam duel lima ronde, membuatnya menjadi lawan yang sangat tidak ideal bagi Makhachev.

Jika duel ini benar terjadi, Makhachev untuk pertama kalinya bisa menghadapi lawan yang tidak bisa ia kendalikan dengan keunggulan grappling.

Bahkan Mendez menegaskan, dari segi teknik dan karakter duel, Usman adalah ancaman nyata.

“Gaya mereka sama-sama kuat, dan itu membuat duel ini sangat berbahaya untuk Islam,” tegasnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026