Istilah Silent Majority Sering Muncul Saat Pemilu, Apa Artinya?

silent majority
(iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Silent majority sering kali menjadi istilah yang mencuat di tengah-tengah Pemilihan Umum (Pemilu). Tetapi, apa sebenarnya makna dari istilah ini?

Pengertian

Istilah “silent majority” pertama kali diperkenalkan secara politis oleh Warren Harding pada tahun 1919. Namun, istilah ini kembali mencuat pada era 1960-an saat Nixon menggunakan konsep ini untuk mengumpulkan dukungan dari para pemilih yang mungkin merasa tidak puas dengan situasi politik saat itu.

Secara umum, silent majority mengacu pada kelompok besar pemilih yang tidak terang-terangan, menyatakan dukungannya kepada salah satu pasangan calon. Mereka umumnya terdiri dari masyarakat yang tidak aktif secara politik dan cenderung untuk tidak mengungkapkan pendapat politik mereka di depan umum.

Komposisi

Kelompok ini biasanya terdiri dari berbagai lapisan masyarakat dengan latar belakang, keyakinan, dan kepentingan yang beragam. Mereka mungkin memiliki preferensi politik, namun lebih memilih untuk menyimpan pendapat mereka sendiri dan jarang mengungkapkannya secara terbuka.

Meskipun diam, kelompok ini memiliki potensi besar untuk memengaruhi hasil pemilihan umum. Karena jumlahnya yang besar, kelompok ini memiliki kemampuan untuk menjadi penentu dalam menentukan hasil suatu pemilihan.

BACA JUGA: Dukung Ganjar-Mahfud di Pilres 2024, Gitaris Slank Abdee Mundur dari Komisaris Telkom

Pentingnya Merangkul Silent Majority

Kandidat yang mampu menarik dukungan dari kelompok ini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih kemenangan dalam pemilihan. Oleh karena itu, strategi kampanye yang efektif harus mencoba untuk memperhatikan dan merangkul tidak hanya pemilih yang vokal secara politik, tetapi juga silent majority.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun